CILEGON, TitikNOL - Pemkot Cilegon tampaknya belum berkeyakinan untuk ikut bergabung dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Banten. Pemkot ingin terlebih dahulu melihat perkembangan bank yang lebih dikenal dengan Bank Banten ini.
Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi mengatakan, pihaknya memiliki sejumlah keraguan untuk mengalihkan kerjasama yang sebelumnya dilakukan bersama Bank Jabar Banten (BJB). Salah satunya tentang kredebilitas Bank Banten untuk dipercaya mengelola kas daerah.
“Kami tidak bisa memindahkan begitu saja kerjasama dengan BJB ke Bank Banten. Sebab kami tidak tahu seperti apa Bank Banten itu. Masa main pindahkan saja,” katanya.
Hal paling dikhawatirkan Iman, terkait ada tidaknya deviden untuk Pemkot Cilegon. Sebab selama ini Pemkot Cilegon mendapatkan deviden hasil kerjasama dengan BJB.
“Kalau kami pindah ke Bank Banten, ada tidak devidennya. Jangan-jangan tidak ada lagi, rugi dong Pemkot Cilegon. Hal-hal seperti itu tidak pernah dijelaskan kepada kami,” tuturnya.
Iman pun mengaku ingin melihat kinerja Bank Banten terlebih dahulu. Ini untuk meyakinkan Pemkot Cilegon jika ingin memindahkan kerjasama dari BJB ke Bank Banten.
“Kira-kira tiga tahun lah, kami ingin amati dulu. Seperti apa nanti Bank Banten ke depan, bagus atau malah terpuruk,” akunya. (quy)