Pemprov Banten Pastikan, Puskesmas di Jalur Mudik Buka 24 Jam

Kepala Dinkes Banten M Yanuar menjelaskan kesiapan dinkes menghadapi arus mudik Lebaran 1437 Hijriyah. (Foto: TitikNOL)Kepala Dinkes Banten M Yanuar menjelaskan kesiapan dinkes menghadapi arus mudik Lebaran 1437 Hijriyah. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Para pemudik yang melintas wilayah Provinsi Banten bisa tenang dalam perjalanan ke kampung halamannya. Sebab, Dinas Kesehatan Pemprov Banten memastikan pelayanan Puskesmas Banten terutama di jalur-jalur mudik buka 24 jam.

"Seluruh Puskesmas buka 24 jam, terutama tempat-tempat yang dilalui pemudik dan jalur wisata, seperti di Anyer dan Cinangka," kata Kepala Dinkes Banten, M Yanuar, ditemui di Bappeda, KP3B, Jumat (24/6/2016).

Selain itu, sebanyak 1.500 personel dinkes se-Banten juga disiagakan untuk melayani kesehatan para pemudik saat dalam perjalanan.

Ribuan personel itu disebar di 192 pos kesehatan terpadu. Pos kesehatan difokuskan pada titik-titik kemacetan dan jalur utama mudik.

"Beberapa titik pos terpadu dinkes  antara lain Kota Cilegon di PCI-Jalan Lingkar Selatan dan jalur utama kota. Kabupaten Serang di Jembatan Timbang Cikande, Kramatwatu, dan Toyomerto. Di Lebak pos didirikan di wilayah Cipanas, Bagedur, Cibodas, Karang Taraje, dan Sawarna. Di Tangsel dan Pandeglang sama, Puskesmas 24 jam," tukasnya.

Ia menjelaskan, pos kesehatan tersebut terintegrasi dengan pos terpadu seperti kepolisian, dishub dan instansi lainnya.

"Kami fokus di titik macet seperti jalur menuju pelabuhan, dermaga, dan Terminal Terpadu Merak (TTM). Itu mulai siaga dari H-6 sampai H+3. Obat-obatan stanby, puskesmas dan rumah sakit kami siapkan," tuturnya.

Untuk H+1 hingga H+3, kata Yanuar, pelayanan difokuskan di tempat-tempat wisata, seperti Anyer, Cipanas, Sawarna, dan Carita.

"Ada pos kami siagakan juga di sana dan ada mobil kesehatan untuk antisipasi kalau ada kejadian-kejadian tak diinginkan supaya bisa mobile," ujarnya. (Kuk/red)

Komentar