SERANG, TitikNOL - Setelah melepas kafilah asal Banten untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVI 2016 yang digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat, di pendopo Gubernur Banten, Rabu (27/7/2016), Rano Karno meminta semuanya menggunakan sapu tangan bercorak batik Baduy di setiap seragam.
"Saya ingin para peserta semuanya menggunakan sapu tangan di kantung dada depan, dengan corak batik Baduy, ini kan seragamnya sudah oke. Harus tambah bagus lagi," ungkap Rano, dalam sambutannya sembari menunjukan batik Baduy.
Baca juga: Resmi Lepas Kafilah MTQ Nasional XXVI, Gubernur Banten Janjikan Hadiah Bagi Juara
Ia juga menginginkan jika sapu tangan ini merupakan simbol dan ciri khas Banten yang digunakan para peserta di NTB nanti. "Sudah oke, harus ada simbol dan ciri kalau kita dari Banten. Nah, ini batik Baduy ini nanti digunakan di kantong dada, agar semua peserta lain tau kalau kita dari Banten," ungkapnya.
Tak hanya itu Rano pun menginginkan setiap perlombaan harus selalu ada ciri khas dari Banten. "Ini harus digunakan setiap perlombaan agar Banten harum dan dikenal daerah lain," kata dia. (Meghat/dd)