SERANG, TitikNOL – Wali Kota Serang, Tubagus Haerul Jaman saat sidak ke area lokasi relokasi pedagang kaki lima yang berada di lantai atas Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang, diprotes pedagang tahu.
"Dagang disini sepi pak, kalau dibawah udah dapat uang sekarung jam segini. Ini baru laku satu pelastik dari pagi," kata Hamdah salah satu pedagang tahu.
Ia juga memprotes masih banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan di area parkir Pasar induk terbesar di Banten itu.
"Engga adil pak, dibawah masih banyak yang jualan, pembeli juga lebih milih dibawah dari pada diatas, lama-lama saya rugi," tegasnya.
Menanggapi protes pedagang tersebut, Wali Kota Serang berjanji akan menertibkan pedagang dan menata kembali lapak dagangannya.
"Nanti kita dorong agar pembeli mau naik ke atas, tapi secara bertahap, temasuk infrastruktur jalan, kalau gedung kita serahkan ke pengembang," ujarnya.
Untuk memberikan kenyamanan pedagang dan pengunjung, Pemkot Serang sudah menganggarkan dan mengalokasikan dana sebesar tiga Miliar rupiah.
"Nanti jalan diperbaiki, drainase kita perbaiki, kita hanya memperbaiki jalan lingkar (PIR) saja. Untuk perbaikan fasiliatas gedung kewenanagan pengembang. (Ros/red)