18 Tahun Derita Tumor, Ibu Asal Lebak Ini Butuh Uluran Tangan

Rukayah (40) warga Kampung Babakan RT/002 RW/001, Desa Anggalan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, menderita tumor di wajah. (Foto: TitikNOL)Rukayah (40) warga Kampung Babakan RT/002 RW/001, Desa Anggalan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, menderita tumor di wajah. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Miris, seorang Ibu bernama Rukayah (40) warga Kampung Babakan RT/002 RW/001, Desa Anggalan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, menderita tumor di wajahnya selama 18 tahun.

Penyakit dideritanya pun tak pernah mendapatkan perawatan, lantaran ketiadaan biaya akibat miskin.

Ibu dari lima anak itu sudah 18 tahun mengidap penyakit tumor di wajah sebelah kanannya dengan ukuran benjolan yang cukup besar. Kondisinya pun dibiarkan begitu saja.

Ketua Relawan Sayang Banten (RSB) Lebak Asep Rizal Murtadho menuturkan, kondisi Ibu Rukayah terakhir terungkap saat para relawan melakukan sosialisasi ke desa Anggalan.

"Posisi rumahnya terpisah dari kampung besar. Di sana hanya ada 2 rumah, yakni rumah Rukayah dan rumah anaknya yang sudah berumah tangga," kata Asep, Minggu, (14/42019).

Asep menjelaskan, Rukayah sempat dirawat dua tahun yang lalu yang dibantu oleh mahasiswa yang sedang Pelatihan Profesi Lapangan (PPL) di Desa Anggalan. Namun karena kekurangan fasilitas, pihak rumah sakit enggan mengambil tindakan lebih lanjut.

"Pernah dibantu oleh mahasiswa, tapi itu dua tahun yang lalu, kasian kan udah lama banget. Saat ini bener bener membutuhkan pertolongan," lanjutnya.

Menurutnya, saat ini Ibu Rukayah hanya bisa mengharapkan uluran tangan dari seorang yang dermawan untuk membantu mengangkat penyakitnya.

"Hanya bisa pasrah dan bersabar, beliau menunggu uluran tangan para dermawan," tegasnya.

Perlu diketahui, saat ini RSB sudah membawa Ibu Rukayah untuk dirawat di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung dan masih memerlukan bantuan baik secara materi maupun medis. (Gat/TN1)

Komentar