LEBAK, TitikNOL - Amblasnya tanah penopang jalan beton di ruas jalan Saketi - Malingping sepanjang 15 meter, tepatnya di Kampung Sawah, Desa Tamansari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Kamis (9/2/2017) kemarin, membuat kontruksi beton jalan ambruk hingga kedalaman 3 meter.
Informasi yang diperoleh, ambruknya jalan beton itu terjadi pada Jumat (10/3/2017) dini hari tadi sekitar pukul 3.00 WIB, usai dilalui kendaraan besar jenis truk tronton pengakut besi yang memaksa melintas dari arah Saketi menuju Malingping.
Burhabudin (42) warga setempat yang tinggal tidak jauh dari lokasi mengatakan, saat ambruk sempat terjadi getaran keras seperti gempa.
"Kejadiannya waktu dilewati mobil truk tronton yang membawa besi ke arah Malingping dari arah Saketi, sekitar jam 3 pagi tadi. Waktu ambruk ada getaran kaya gempa begitu, pak," ujar Burhanudin kepada TitikNOL di lokasi kejadian.
Baca juga: Tanah Amblas, Warga Diminta Waspada Bila Melintas di Jalur Saketi - Malingping
Menurutnya, saat ini kondisi jalan sudah tidak bisa dilalui kendaraan besar dan hanya bisa dilalui kendaran kecil. Sebab, kondisi jalan beton tersebut hanya tersisa lebar sekitar 3 meter dengan kondisi rawan ambruk lantaran tanah di bawah jalan itu saat ini terus mengalami pergeseran.
"Kalau mobil besar dan bermuatan sudah tidak bisa melewati jalan ini, hanya mobil kecil saja masih bisa lewat. Tapi itu juga dikhawatirkan terjadi lagi ambruk, soalnya setiap jam tanah terus bergeser satu jengkal," terang Mahmudin.
Terpisah, Kasatlantas Polres Lebak, AKP Roby Heri Saputra saat dihubungi mengatakan, arus lalulintas kendaraan seperti truk-truk besar yang akan menuju Malingping dan Bayah dari arah Saketi dan sebaliknya dari arah Malingping menuju Saketi atau ke Rangkasbitung sudah dialihkan oleh petugas Satlantas untuk melalui jalan alternatif.
"Dari Bayah dan Malingping kita alihkan menuju jalur Malingping Cijaku, Gunungkencana dan Cileles dan dari arah Saketi atau Rangkasbitung melalui jalur Sampay Warunggunung, Gunung Kencana dan Cijaku lanjut ke Malingping. Petugas kami sudah dilapangan saat ini," ujar Roby. (Gun/red)