Dikira Tidur, Penumpang Bus Ini Tewas Terduduk di dalam Bus di Terminal Merak

Kapolsek Pulomerak Kompol Kamarul Wahyudi saat memeriksa Wawan Setiawan yang meninggal di dalam bus Bima Suci. (Foto: Ist)
Kapolsek Pulomerak Kompol Kamarul Wahyudi saat memeriksa Wawan Setiawan yang meninggal di dalam bus Bima Suci. (Foto: Ist)

CILEGON, TitikNOL - Wawan Setiawan (48), pria asal Kiara Lawang, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di dalam bus Bima Suci jurusan Bandung-Merak di Terminal Terpadu Merak, Cilegon, Banten.

Kapolsek Pulomerak, Kompol Kamarul Wahyudi mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh Muhin dan Ucok, seorang cleaning service bus Bima Suci sekira pukul 08.00 WIB.

Saat salah seorang dari mereka hendak menutup lubang AC yang masih menyala di kursi nomor 8 tepatnya di sebelah kanan ditemukan korban.

"‎Saksi berniat untuk mematikan Blower AC setelah itu melihat korban berjenis kelamin laki-laki yang dalam keadaan duduk, badan serta kepala menyandar ke arah sebelah kanan dekat kaca seakan sedang tertidur pulas dan berusaha untuk membangunkan berulangkali, namun korban tetap tidak bangun‎," jelas Kompol Kamarul Senin (4/9/2017).

Mengetahui Wawan tak kunjung bangun, saksi kemudian melaporkan ke pengurus PO bus Bima Suci. Pengurus PO kemudian melaporkan ke Polsek Pulomerak.

"Pengurus melaporkan ke Polsek Pulomerak guna penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, Wawan diketahui sudah tidak bernyawa. Polisi pun langsung membawa Wawan ke RSUD Panggungrawi Cilegon.

"Setelah kita periksa denyut nadinya sudah tidak ada, langsung kita amankan dan dibawa ke RSUD Panggungrawi untuk menunggu keluarganya," ujar Kamarul.

Karena tak didapati identitas dalam diri korban, polisi hanya menemukan telepon seluler dan langsung memeriksa isi ‎telepon tersebut.

"Setelah diperiksa ada beberapa nomor keluarga dan bos tempat dia bekerja. Saya langsung menghubungi istrinya. Karena takut istrinya pingsan akhirnya saya bicara dengan kakaknya untuk mengabarkan bahwa anggota keluarganya meninggal," ungkapnya. (Ardi/red)

Komentar