Hamas Desak Pemkot Serang Appraisal Ulang Rencana Tukar Guling Tanah

Aksi unjukrasa Himpunan Mahasiswa Serang atau Hamas di depan Kantor Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang di Setda Puspemkot Serang, Kota Serang, Rabu (7/4/2021) siang. (Foto: TitikNOL)
Aksi unjukrasa Himpunan Mahasiswa Serang atau Hamas di depan Kantor Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang di Setda Puspemkot Serang, Kota Serang, Rabu (7/4/2021) siang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Himpunan Mahasiswa Serang atau Hamas, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang di Setda Puspemkot Serang, Kota Serang, Rabu (7/4/2021) siang.

Dalam aksinya, mengungkapkan kekecewaannya atas rencana Pemkot Serang yang akan melakukan tukar guling aset. Dalam aksinya, mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan "tanah milik rakyat kebijakan tidak merakyat".

Mahasiswa pun menuntut Pemkot Serang untuk melakukan appraisal ulang terkait ruislag atau tukar guling barang milik daerah (BMD) berupa lahan dengan PT. Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS).

"Berdasarkan hasil kajian kami, terdapat kejanggalan karena dilihat dari proses berbicara pertukaran tanah ini terjadi ketidaksebandingan nilai, bahkan lokasi lahan pun tidak seimbang," kata korlap aksi Muhammad Busairi, Rabu (7/4/2021)

Busairi juga menyebut, jika hingga saat ini pihak PT. BKKS belum bisa menunjukan bukti kepemilikan tanah. Hal itu menurutnya menjadi pertanyaan bagi masyarakat.

"Dari pihak swasta juga bukti kepemilikan tanah, hingga hari ini belum bisa memberikan. Itu ada kejanggalan," ungkapnya.

Mahasiswa pun menuntut pihak Pemkot agar melakukan sosialiasi soal tahapan rencana tukar guling tanah, agar masyarakat tahu prosesnya.

"Adapun tahapan saat ini baru tujuh tahapan dan masih banyak lagi. Itu yang harus disosialiasikan kepada masyarakat," tegasnya.

Dalam aksi ini, aspirasi para mahasiswa ditanggapi oleh Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin. Subadri pun melakukan audensi dengan sejumlah perwakilan mahasiswa. (Gat/TN1)

Komentar