SERANG, TitikNOL - Relawan Jokowi-Ma'ruf di Banten akan melaporkan seorang ASN yang bertugas di salah satu instansi Pemprov Banten, karena diduga telah melakukan penghinaan terhada Presiden Joko Widodo di media sosial.
Organisasi relawan yang tergabung dalam Sekber Relawan Banten Untuk Jokowi-Ma'ruf, bakal melaporkan oknum ASN berinisial RN tersebut setelah memposting status yang berisi sebuah hinaan di facebook pada Sabtu (13/10/2018).
Adapun isi status itu yakni "Hahahahan Paingan G*bl*g" dengan melampirkan berita bergambar Presiden Jokowi dari portal media online www.tempo.co tertanggal 29 Juni 2013, berjudul "Jadi Capres Tak Perlu IPK 4, Jokowi: IPK saya < 2".
"Kami ingin mengingatkan kembali bahwa demokrasi memberikan ruang yang luas atas segala macam perbedaan pandangan. Tapi, jangan sampai demokrasi dimaknai kebebasan yang sebebas-bebasnya. Demokrasi itu tetap memiliki batasan-batasan," kata Koordinator Sekber Relawan Banten Bersama Jokowi-Ma'ruf, Rudi Hermawan, Minggu (14/10/2018).
Menurut Rudi, pihaknya tidak melarang siapapun yang ingin mengkritisi pemerintahan Jokowi selama menjabat sebagai Presiden. Namun, jika kritik yang disampaikan itu mengarah kepada hinaan, maka pihaknya tidak akan tinggal diam.
"Ini bukan hanya persoalan membela Jokowi, tapi juga persoalan menjaga demokrasi itu sendiri agar menjadi lebih baik, menjadi tempat pendidikan politik yang baik untuk rakyat. Jadi, bukan menjadi ajang caci maki," tuturnya.
"Kami tidak akan membiarkan kasus penghinaan terhadap Presiden, kami akan membawa kasus-kasus seperti ini ke ranah hukum," pungkasnya. (Awi/TN3)