Sabtu, 5 April 2025

Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJY 182, Keluarga Korban Berharap Mukjizat

korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY 182 rute Jakarta-Pontianak. (Foto: TitikNOL)
korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY 182 rute Jakarta-Pontianak. (Foto: TitikNOL)

TANGSEL, TitikNOL - Keluarga besar korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY 182 rute Jakarta-Pontianak, Irfan Defrizon (37) berharap mukjizat.

Pasalnya, adik kandungnya bernama Isti Yudha Prastika (35), dikabarkan menjadi salah satu korban pesawat Sriwijaya SJY 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu.

Ketika dikonfirmasi TitikNOL di Perumahan Reni Jaya, Jalan Sumatra 9, Blok K3/11, Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Irfan Defrizon berharap adik kandungnya yang berprofesi sebagai pramugari di Nam Air itu bukan salah satu korban pesawat Sriwijaya Air.

"Kami berdoa saja, semoga bukan Isti di dalam pesawat. Ternyata abang saya sampai sekitar Maghrib ngabarin ke orangtua, kita berdoa saja semoga selamat. Tunggu sampai malam, enggak ada berita, ya udah ikhlaskan saja yang penting jasadnya diketemukan," terang Irfan saat berbincang dengan wartawan, Senin (11/1/2021).

Meski begitu, Irfan mengaku kekhawatirannya datang berawal dari mendapatkan kabar jika adik kandungnya menjadi korban Sriwijaya Air SJY182 membuat keluarga besarnya terpukul.

Bahkan, kata dia, seluruh keluarga besarnya pun terus mencari kabar kebenaran apakah Isti ikut dalam penerbangan tersebut atau tidak. Namun setelah mendapatkan kabar bahwa Isti masuk salah satu daftar penumpang nahas itu dirinya langsung pasrah.

"Sosoknya baik sama orangtua itu perhatian, kepada saudara ponakan juga. Ibadahnya juga rajin, orang baik cepet banget dipanggil Allah. Sampai kejadian ini belum ketemu lagi sama adik, paling via video call aja sekedar tanya kabar. Soalnya Isti tinggal sama suaminya di Kota Tangerang dekat dengan Bandara Soekarno Hatta," urainya.

Informasinya, saat ini keluarga besar Isti Yudha Prastika tengah menuju RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Kehadiran mereka akan memastikan pengambilan DNA yang dilakukan tim DVI Mabes Polri. (Don/TN1)

Komentar