Kemenperin RI Dorong Pertumbuhan IKM Ponpes di Banten dengan Latih Santri Berwirausaha

Pelatihan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pondok Pesantren (Ponpes) yang digelar disalah satu Hotel di Kota Serang. (Foto: TitikNOL)
Pelatihan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pondok Pesantren (Ponpes) yang digelar disalah satu Hotel di Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Melalui program Santripreneur, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia memberikan pelatihan kepada 120 santri di Banten.

Pelatihan berbasis Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pondok Pesantren (Ponpes) di Banten ini, diharapkan agar lulusan santri nantinya memiliki kemampuan menjadi wirausaha baru.

Direktorat Jenderal IKM dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, pertumbuhan wirausaha baru melalui pesantren ini mendorong tumbuhnya IKM di ponpes yang ada di Banten.

"Kenapa santri, karena mereka lebih tekun, rajin taat dan kejujuran no satu dan itu modal pertama dalam wirausaha dan lebih efektif serta menghemat waktu dalam pelatihannya," kata Gati, ditemui usai memberikan pelatihan di salah satu Hotel di Kota Serang, Selasa (15/10/2019).

Ia menjelaskan, sejauh ini sudah memberikan pelatihan ke 41 di Indonesia, salah satunya memberikan pelatihan pembuatan roti di ponpes-ponpes yang memiliki industri kecil.

"Selain itu (pembuatan roti) kami melatih juga workshop perbengkelan roda dua, mengenai pembuatan sendal, pengolahan ikan bikin kerupuk juga kita latih, garmen bikin pakai juga kita latih," katanya.

Untuk saat ini, pelatihan pembuatan roti sudah berjalan di 27 ponpes di Indonesia dengan targern28 ribu santri. Untuk di Banten, tahun depan juga akan dilaksanakan kembali tahun berikutnya.

"Ponpes yang sudah memiliki industrinya kecil tapi bidang usahanya luas, karena tenaga kerja sekitar 20 orang," lanjutnya.

Saat ini jumlahnya cukup banyak, dilihat dari yang IKM kecil sudah diangkat tiga juta lebih dan untuk menengah 30 ribu, artinya pertumbuhannya mengalami peningkatan di 2017-2018.

"Karena banyak membina wirausaha jadi mereka bisa jadi industri dan penyerapannya banyak kalau kami latih," tegasnya.

Dalam kegiatan ini, Kemenperin RI juga memberikan bantuan berupa alat-alat untuk pembuatan roti, daru mulai alat membuat adonan roti hingga pemotong dan penggorengan untuk pengembangan para santri saat membuat roti. (Gat/Tn1)

Komentar