Korban Ranmor di Citra Gading Lapor Polisi, Para Pelaku Bobol Gembok Pagar

Salah satu korban saat menunjukkan posisi motor. (Foto: TitikNOL)
Salah satu korban saat menunjukkan posisi motor. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Aksi kejahatan pencurian bermotor (Curanmor) kembali terjadi di Kota Serang. Kali ini, tiga motor milik warga di Perumahan Citra Gading, raib dogondol maling dalam waktu bersamaan. Korban pun langsung lapor ke Polres Serang Kota.

Aksi pencurian yang diduga terjadi pada waktu subuh ini, dilakukaj oleh kawanan pencurian, pasalnya mereka membobol tempok pembatas perumahan untuk melancarkan aksinya.

Tahta salah satu korban mengatakan tak hanya motornya jenis honda beat pop yang di gondol, ternyata sangkar burungnya pun di gondol oleh pelaku.

"Bobol gembok pagar, kayanya soalnya manjat pagar kayanya tali jemuran diputus," kata Tahta Ditemui di Lokasi kejadian.

Tahta mengatakan selain rumahnya di Blok A4, kawanan maling juga menggondol motor milik tetanganya di Blok A5.

"Ini ada tiga motor yang ilang, semuanya dalam satu malam, baru pertama kali kalau di blok sini. Sebelumnya di blok yang lain juga pernah tiga motor sekaligus," katanya.

Ia pun langsung menyerahkan berkas dokumen motor yang dicuri ke RT setempat dan melaporkannya ke Polres Serang Kota."Berkas sudah dibawa untuk laporan ke Polres pak," ungkapnya.

Sebelumnya, Anita Yossihara, salah satu korban juga mengaku baru sadar motornya hilang pada pukul 09:00 WIB. Saat itu, pihaknya hendak berbelanja guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun saat di parkiran rumahnya, motornya dengan jenis SupraX 125 sudah tidak ada di tempat.

"Iya motor saya hilang, makanya kaget, loh kok motor saya juga hilang," katanya kepada TitikNOL, Selasa (23/11/2021).

Setelah mendengar informasi dari tetangganya, ternyata ada dua korban lainnya yang kehilangan motor. Para korban itu masih dalam satu komplek yang tidak berjauhan.

"Keluar jam 09:00 WIB lebih, kok motornya ilang juga. Ternyata ada 3 rumah yang kehilangan motor," terangnya.

Pihaknya menduga, aksi kawanan maling itu dilakukan pada waktu subuh. Sebab, saat itu suaminya baru tidur.

"Kayaknya subuh, karena sumai saya baru tidur," ungkapnya.

Sementara itu, aksi kawanan maling tidak terekam camera pemantau atau cctv."CCTV di komplek offline. Itu katanya bobol tembok keliling, itu tembok deket Mushola yang dijebol. Iya tembok batas rumah," jelasnya. (Gat/TN)

Komentar