Pemkab Serang Tutup Paksa 7 Tempat Hiburan Malam di JLS

Penutupan paksa tempat hiburan malam oleh Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serang. (Foto: TitikNOL)
Penutupan paksa tempat hiburan malam oleh Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Tujuh Tempat Hiburan Malam (THM) di sepanjang jalan lingkar selatan (JLS), Kecamatan Kramatwatu dan Kecamatan Waringin Kurung, ditutup paksa oleh Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serang.

Asda I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Serang Nanang Supriatna mengatakan, penyegelan dilakukan sebagai bentuk ketegasan Pemkab Serang dalam pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) dan menertibkan THM yang tak mengantongi izin. Nama tempat hiburan malam yang disegel meliputi Alexxa, New Roger, Kuda Laut dan yang belokasi di dalam Danau Mas Resto.

“Semalam sekitar pukul 00.00 WIB sampai pukul 02.30 WIB kami menyegel tujuh tempat hiburan malam (di sepanjang JLS),” katanya melalui keterangan tertulis kepada TitikNOL, Sabtu (24/10/2020).

Untuk yang Danau Mas Resto, Nanang menyebutkan hanya tempat hiburan malamnya saja, karena tidak keseluruhan yang menyalahi aturan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2006 tentang penanggulangan penyakit masyarakat.

“Penyegelan perintah langsung dari Pak Pjs Bupati Serang (Ade Ariyanto) dan kita dibantu oleh pihak TNI-Polri, Denpom, Satpol PP Provinsi dan masyarakat dari Aliansi Gebrak,” terangnya.

Ia mengungkapkan, pelaksanakan penutupan THM tersebut tidak berjalan mulus. Sebab, petugas sempat adu mulut dengan sejumlah orang yang diduga keamanan THM saat akan meneyegel New Roger. Namun akhirnya petugas berhasil menyegelnya.

“Setelah disegel, pemiliknya kami perintahkan untuk datang ke Satpol PP agar membuat pernyataan penutupan permanen,” ungkapnya.

Nanang menegaskan, jika ada yang merusak segel yang telah dipasang, akan dibawa ke ranah hukum dan akan dipidanakan.

“Petugas Satpol PP, Camat dan kepala desa setempat bersama warga sekitar akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan THM tidak beroperasi,” tegasnya. (SON/TN1)

Komentar