Penuhi Permintaan Pasar Polietilena di Indonesia, PT Chandra Asri Lakukan Ini

Ilustrasi. (Dok: Hertanto)Ilustrasi. (Dok: Hertanto)

CILEGON, TitikNOL - Proyek pengembangan New Polyethylene (NPE) PT Chandra Asri Petrochemical (CAP), yang dimulai sejak satu bulan lalu sudah mencapai 30 persen. Hal itu diungkapkan Senior Manager CSR PT Chandra Asri Petrochemical, Abraham Sinatrawan.

"Meskipun baru satu bulan lebih berjalan, tapi progres pengerjaan proyek NPE sudah mencapai 30 persen. Mudah-mudahan pengerjaannya rampung sesuai dengan target yaitu Oktober 2019," kata Abraham dalam keterangan persnya, Rabu (14/3/2018).

Capaian pengerjaan itu kata Abraham, tidak luput dari komitmen PT Inti Karya Persada Teknik (IKPT) selaku kontraktor utama yang turut melibatkan tokoh dan kalangan pengusaha sekitar dalam menggarap proyek bernilai US$350 juta tersebut.

Pengembangan itu diharapkan pula akan mendongkrak produksi polietilena per tahun sekira 400 kilo ton per annum (KTA) dari yang sebelumnya di kisaran 336 KTA.

"Kita akan mencoba untuk memenuhi permintaan pasar polietilena di Indonesia yang saat ini diperkirakan sekitar 1,4 juta ton per tahun," jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon Dana Sujaksani mengungkapkan, secara prinsip seluruh item perizinan pabrik kimia yang berlokasi di Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan itu sudah lengkap.

"Jadi ada sekitar 11 item perizinan yang PT CAP butuhkan, 8 item di antaranya sudah selesai, termasuk yang terakhir kemarin itu IMB. Untuk sisanya itu masuk dalam rencana mereka yang akan melakukan perluasan lagi dan dalam waktu dekat rencanaya akan dilaunching, sekarang sedang diurus, masih berproses," terangnya Dana. (Ardi/TN1).

Komentar