Pihak ASDP Larang Wartawan Liputan Kisruh Pemudik Di gardu Top Up Uang Elektronik

Kisruh antara salah satu pemudik dengan salah satu petugas ASDP di Gardu Top Up pengisian uang elektronik Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (03/6/2019) dinihari. (Foto: TitikNOL)Kisruh antara salah satu pemudik dengan salah satu petugas ASDP di Gardu Top Up pengisian uang elektronik Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (03/6/2019) dinihari. (Foto: TitikNOL)

MERAK, TitikNOL- Pihak PT ASDP Ferry Indonesia melarang sejumlah wartawan saat hendak meliput kisruh antara salah satu pemudik dengan salah satu petugas ASDP di Gardu Top Up pengisian uang elektronik Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (03/6/2019) dinihari.

Peristiwa bermula pukul 02.15 WIB dinihari, saat sejumlah wartawan melihat pemudik yang tengah adu mulut dengan petugas lantaran komplain soal pengisian uang elektronik di pintu masuk Dermaga Eksekutif.

Tengah mengambil gambar, salah satu petugas keamanan dari pihak ASDP yang berjaga tiba tiba menghampiri dan menghalangi camera. Serta melarang wartawan untuk meliput dengan nada emosi.

"Pak engga usah diambil gambarnya, ada ijinnya engga? (dengan nada keras)," ujar salah satu petugas yang berjaga di lokasi.

Tak berhenti disitu, petugas tersebut pun mencoba menghalangi camera dan mendorong agar wartawan tidak mengambil gambar.

Perlu diketahui, peristiwa tersebut terjadi saat salah satu pemudik Aril tengah mengisi uang elektronik dan tidak bisa dilayani karena tengah gangguan, namun sang pemudik mengaku belum menerima pengembalian uang.

"Saya ngisi top up disini maa, engga bisa katanya karena gangguan saya sudah bayar Rp150 ribu, tapi belum dikembalikan uang nya, petugasnya bilang sudah dikembalikan tapi saya tidak menerima," kata Aril yang hendak mudik ke Padang.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan belum mendapatkan klarifikasi dari pihak PT ASDP Ferry Indonesia. (Gat/TN2)

Komentar