Jum`at, 4 April 2025

Rutan Serang Gelar Simulasi Kebakaran Antisipasi Bencana

Suasana simulasi di Rumah Tahanan (Rutan) 2 B Serang. (Foto: TitikNOL)
Suasana simulasi di Rumah Tahanan (Rutan) 2 B Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Antisipasi bencana alam maupun kebakaran Rumah Tahanan (Rutan) 2 B Serang menggelar simulasi kebakaran maupun bencana alam seperti gempa, yang diikuti langsung oleh petugas dan warga binaan.

Simulasi dilakukan dalam melakukan evakuasi saat terjadinya bencana ataupun kebakaran secara mendadak guna mengantisipasi kejadian kebakaran seperti Lapas Tangerang.

Pantauan di lokasi, terlihat petugas pemadam kebakaran Kabupaten Serang memberikan pemahaman terhadap para sipir untuk menjinakan api dengan menggunakan apar.

Usia itu, petugas juga mempraktekan langsung saat para warga binaan meminta tolong dari dalam tahanan, petugas pun mencoba menyelematkan warga binaan dengan mengarahkan ke jalur evakuasi dengan titik kumpul lapangan.

Sementara itu, warga binaan yg jatuh pingsan langsung dibawa menggunakan tandu sebagai bentuk penyelamatan pertam dan dilarikan ke klinik.

"Kegiatan dilaksanakan untuk mengoptimalkan kesiap siagaan pegawai rutan Kelas 2 B Serang dan mensosialisasikan jalur evakuasi yang telah dipetakan oleh petugas," kata Kepala Rutan Kelas 3 B Serang, Ali Andra Harahap, Rabu (22/9/2021)

Pihaknya mengaku telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk melakukan evakuasi apabila terjadi halal yang tidak diinginkan.

"Untuk evakuasi warga binaan sendiri kita telah memiliki sop bagaimana melakukannya penanganan awal apabila terjadi hal yang tidak diinginkan," jelasnya

Lebih lanjut ia meminta agar para petugas yang biasa memegang kunci menghalalkan betul kunci-kunci setiap blok yang ada. Agar petugas bisa dengan sigap melakukan tindakan ketika terjadi hal-hal yang diinginkan.

"Kita juga memastikan penggunaan kunci di setiap kamar itu betul-betul dikuasai oleh petugas penjaga," tegasnya.

Sementara itu, salah satu warga Binaan Firmansyah mengaku sangat senang mendapatkan pemahaman soal penyelamatan jalur evakuasi jika terjadi bencana, ditambah pemahaman langsung melakukan simulasi.

"Sangat senang mendapatkan pemahaman terkait cara untuk evakuasi dan juga mengetahui jalur evakuasi yang dapat dilalui," kata Firman.

Ia pun berharap kejadian Lapas Tangerang tidak terjadi di daerah mana pun."Mudah mudahan jangan terjadi lagi." singkatnya. (Gat/TN2)

Komentar