SERANG, TitikNOL - Kalimat "lambaikan tangan ke kamera" sempat menjadi trend di kalangan masyarakat di Indonesia.
Bahkan kalimat yang mengandung arti menyerah ini, sempat menjadi salah satu judul lagu artis pendatang baru di Indonesia.
Namun kali ini, bukan soal judul lagu atau viralnya kalimat itu yang sedang dibahas. Melainkan persoalan kemacetan akut yang terjadi di terowongan Terondol yang berlokasi di Kelurahan Unyur, Kota Serang.
Ya, sejak beberapa tahun lalu, kemacetan di terowongan ini kerap dikeluhkan oleh ribuan pengendara yang setiap hari lalu lalang melintas di terowongan itu.
Pemkot Serang pun sepertinya tidak mampu mengatasi kemacetan itu. Terbukti, pemandangan macet selalu terlihat di terowongan Terondol terutama pada pagi dan sore hari.
Baca juga: Di Kota Serang, Keluar Masuk Perumahan Makan Waktu Satu Jam
Ketidakmampuan Pemkot Serang mengatasi kemacetan di terowongan Terondol disampaikan Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman.
Jaman mengaku jika saat ini tidak mampu mengatasinya. Salah satu solusi yang harus dilakukan menurut Jaman, dengan cara membuat fly over.
"Terowongan di Kaligandu harus dibangun flyover kita belum mampu, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait sudah prediksi namun kita belum mampu," kata Jaman ditemui di rumah makan S'Rizki, Kota Serang, Senin (11/9/2017).
Menurut Jaman, untuk membangun fly over tidak akan cukup menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang.
"Kalau ngambil dari APBD kita enggak cukup. Maka itu harus perlu ditinjau apakah dibuat fly over atau terowongannya diperlebar tapi harus komunikasi dengan PT.MMS," ungkapnya.
Baca juga: Kesal, Warga Tuding Pemkot Serang Tidak Becus
Namun demikian, Jaman memgklaim jika Pemerintah Kota Serang mencoba mencari solusi lain yakni dengan membuat jalan tembusan ke terowongan Unyur, Kota Serang, yang saat ini tengah proses pembangunan jalan.
"Jalan tembusan saat ini dari Kali gandu itu ada terobosan lah ke jalan tembus ke terowongan Unyur. Tahun ini pemadatan dan aspalnya," lanjutnya.
Jaman pun meminta kepada pemerintah provinsi, agar membantu memberikan solusi soal kemacetan di terowongan Terondol.
"Provinsi bisa membantu, mudah-mudahan ke depan bisa terselesaikan," pungkasnya. (Gat/red)