Walikota Serang Sebut Kondisi Kapolsek Menes Sudah Segar dan Pulih

Walikota Serang Syafrudin saat membesuk Kapolsek Menes Kompol Dariyanto di RS Sari Asih Serang. (Foto: TitikNOL)Walikota Serang Syafrudin saat membesuk Kapolsek Menes Kompol Dariyanto di RS Sari Asih Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL- Walikota Serang Syafrudin menyebutkan kondisi Kapolsek Menes Kompol Dariyanto sudah membaik. Hal itu ia sampaikan usai membesuk Dariyanto di RS Sari Asih Serang. Sabtu, (12/10/2019).

Menurutnya, kondisi Kompol Dariyanto sudah bisa duduk dan diajak bicara. Bahkan, Syafrudin mangaku Kapolsek Menes itu sudah bisa diajak bercanda pada saat menuturkan kronologi penusukan yang terjadi di Pandeglang.

"Sengaja saya nengok kesini, keadaannya alhamdulillah sudah segar dan pulih kembali. Tinggal penyembuhan luka-luka saja," katanya saat ditemui di RS Sari Asih Serang.

Ia pun mengaku prihatin atas terjadinya insiden penusukan yang dilakukan oleh pelaku yang diduga berafiliasi dengan jaringan teroris. Syafrudin pun mengajak masyarakat Kota Serang agar mendoakan Kompol Dariyanto agar dapat beraktivitas seperti biasanya.

"Ya saya atas nama Pemkot Serang prihatin dengan kejadian seperti itu, karena kejadian seperti itu tidak pernah ada yang menduga ya. Kedepan khususnya di Kota Serang tidak terjadi hal-hal seperti itu," ujarnya.

Baca juga: Hasil Perawatan, Kapolsek Menes Terkena Lima Kali Tusukan oleh Pelaku FA

Ia juga menjelaskan, Kapolsek Menes ternyata merupakan warga Kota Serang. Kapolsek Menes sudah tinggal lama di Ciracas. Bahkan, Syafrudin baru mengetahui, bahwa istri dari Dariyanto adalah rekan kerjanya pada dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang.

"Berkah dari silaturahmi jadi tahu pak Dariyanto merupakan warga Kota Serang. Bahkan istrinya itu rekan kerja saya pas di Lingkungan Hidup," tuturnya.

Diketahui bahwa Kompol Dariyanto sudah menjalani perawatan selama dua hari di RS Sari Asih Serang akibat ditusuk oleh pelaku wanita yang memakai hijab pada saat mengamankan Menkopolkam Wiranto di Pandeglang. (Son/TN1)

Komentar