Sabtu, 5 April 2025

Warga Lebak Tak Bisa Nonton TV Digital, Ngaku Sempat Dimarahi Nenek Akibat Sinetron Kesayangannya Hilang

Ilustrasi. (Dok: Bpguide)
Ilustrasi. (Dok: Bpguide)

LEBAK, TitikNOL - Masyarakat Kabupaten Lebak mengeluhkan kebijakan pemerintah soal transmigrasi TV analog ke digital. Sebab banyak masyarakat tidak bisa menonton TV meski sudah menggunakan STB.

Hal tersebut dialami warga satu kampung di Kampung Munjul, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Warga di satu kampung itu serentak tak bisa menonton siaran televisi.

Bahkan disebut-sebut empat kampung lainnya di desa yang sama juga turut merasakan hal yang serupa. Egi Irawan, warga sekitar mengaku sudah mencoba berulang kali menggunakan STB, namun siaran digital tak dapat diakses.

"Jadinya bingung, sampai sekarang nggak bisa di pakai, ngak tahu STB nya atau dari signalnya nggak ada. Jadi sama kayak TV analog gitu remek aja gak ada apa-apanya," kata Egi, Jumat, (11/10/2022).

Keadaan tersebut bukan hanya terjadi di Kampung Munjul saja, tetapi ke beberapa kampung sekitar yakni di Kampung Kaduguling, Munjul Kecil, Munjul Besar, Berem Benget dan Koranji, Desa Mekarmulya.

Harga STB yang dibeli warga tidak tanggung-tanggung yakni dimulai dari Rp260 ribu hingg Rp300 ribu.

Tetapi keadaan tersebut belum bisa mengubah nasib warga yang saat ini masih belum bisa menyaksikan siaran TV digital.

"Nenek juga sudah marah-marah mulu. Kalau mah masih ada signal HP kita masih bisa lihat di HP. Inimah signal HP gak ada, ditambah TV analog diganti ke TV digital, sudah gak ada aja semua," katanya.

Sementara Muhammad Tobri, warga Kaduguling juga merasakan hal yang sama, karena tidak dapat menangkap siaran tv digital.

"Jadi tidak ada signal saja, jadinya bingung memang karena antena atau STB yang rusak yah," ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Dirinya menambahkan sudah mencobanya beberapa kali, namun hasilnya tetap sama, tidak dapat menyaksikan siaran TV digital.

"Jadi sudah bingung tetep masih sama saja, gak bisa lihat siaran TV digital," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lebak, Doddy Irawan mengatakan, penyebab banyaknya warga Kabupaten Lebak tidak bisa menonton televisi karena terdampak ASO atau Analog Switch Off.

Sebab, Banten sendiri khususnya Lebak dan Pandeglang itu merupakan wilayah Banten 3 yang seharusnya belum terdampak ASO.

Alasannya, menurut Doddy, karena di Banten tidak terdapat receiver atau alat penerima sehingga beberapa wilayah tidak bisa mengakses tv digital meski telah menggunakan STB.

"Tapi kita sudah coba usulkan ke pemerintah pusat bahwa Lebak ini terdampak ASO sedangkan tidak ada receiver sehingga banyak warga yang tidak bisa menonton siaran televisi," kata Doddy saat dihubungi. (Gun/TN3)

Komentar