Harus Bayar Rp30 Juta, Kader Demokrat Batal Daftar di Partainya Sendiri

Bakal calon Wali Kota Serang, Aan Nurhandyat bersama Aan Rizky Ariandi selaku relawan saat memberikan keterangannya kepada wartawan. (Foto: TitikNOL)
Bakal calon Wali Kota Serang, Aan Nurhandyat bersama Aan Rizky Ariandi selaku relawan saat memberikan keterangannya kepada wartawan. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Rasa kecewa nampak datang dari kader partai Demokrat Aan Nurhandyat yang juga merupakan bakal calon wali kota serang. Pasalnya, saat tim relawannya hendak mengambil formulir pendaftaran di penjaringan DPC Demokrat Kota Serang, gagal karena mahar Rp5 juta harus dibayar terlebih dahulu untuk mendapatkan formulir.

Dikatakan, relawan Aan Rizky Ariandi pihaknya kecewa lantaran saat pengambilan formulir harus membayar mahar Rp5 juta terlebih dahulu, padahal Aan merupakan kader Demokrat. "Memang kita relawan, tapi kan bisa formulirnya diambil dulu. Ini bukan persoalan uang nya, masa iya kader sendiri mau daftar harus seperti ini," kata Rizky.

Lanjut Aan, pihaknya hanya ingin mempertanyakan saat pengambilan formulir balon Pilkada Kota Serang semua calon diharuskan membayar mahar Rp5 juta saat mengambil dan Rp25 juta saat mengembalikan.

"Ada sedikit mahar karena beliau sebagai kader tulen, makanya kita mau menanyakan apakah yang lain sama. Karena yang kita tahu waktu pilgub tanpa ada mahar. Dan kita geram dan kecewa, karena mencoba mendaftarkan diri tapi malah harus membayar mahar," ungkapnya.

Akibatnya, kata Rizki pihaknya tidak memgambil formulir dan gagal mengambil formulir untuk mendaftar di penjaringan Demokrat."Kita tidak jadi ambil formulir. Karena pak Aan kan kader internal, saya ingin tanyakan juga ketua penjaringan kan masuk penjaringan juga atau daftar apakah dia bayar," pungkasnya. (Gat/red)

Komentar