Ngotot Lawan Tatu, Gerindra Sebut Ada 7 Kader Potensial yang Siap Diusung

Ilustrasi. (Dok: Goaceh)
Ilustrasi. (Dok: Goaceh)

SERANG, TitikNOL - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Serang Syamsul Rizal, menyebut ada tujuh kader internal yang memiliki kapasitas untuk melawan sang Petahana di Pilkada Kabupaten Serang (Pilkada) Kabupaten Serang.

Rizal mengatakan, dari ketujuh Bakal Calon (Balon) tersebut, merupakan kader internal terbaik Gerindra yang memiliki integritas dan gagasan yang visioner.

"Yang punya keinginan ada pak Sofwan, Eli Ridho, Sulaiman Ridho, terus ada Hajjah Tati juga. Dari Kabupaten nya ada Sujai Sayuti, ada Haji Mulyadi, ada pak Kiwan, ya kader-kader potensial lah. Kalau diminta oleh partai mereka sudah siap," katanya saat dihubungi TitikNOL, selasa, (1/9/2019).

Menurutnya, Gerindra yang saat ini memiliki delapan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang akan menghadirkan sosok figur yang pantas melawan Tatu Chasanah.

"Ya kami ngotot di 1 (kursi Bupati Serang), iya ada 8 kursi, makanya kami ngotot di 1 (kursi Bupati Serang)," tegasnya.

Ia menuturkan, dari ketujuh kader internal itu akan digodok kembali kemampuan kepemimpinannya melalui jalur penjaringan yang akan dilaksanakan relawan waktu dekat.

Di sisi lain, pihaknya juga membuka lebar bagi sosok figur di luar partai Gerindra untuk mengikuti proses penjaringan. Karena sejatinya, penjaringan yang dibuka oleh Gerindra tujuan utamanya untuk menghadirkan calon oemimpin yang akan membawa aspirasi masyarakat Kabupaten Serang.

"Jadi kalau presentasi nggak ada ya, kami akan mengikuti proses penjaringan. Kami juga nggak fokus pada kader internal, di luar kader juga ya selama orang itu mumpuni untuk membangun Kabupaten Serang secara lebih baik, ya kenapa tidak," ujarnya.

Syamsul pun mengakui harus berkoalisi dengan partai lain, dikarenakan kekurangan dua kursi untuk mendaftarkan jagoannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Maka, pihaknya saat ini terus menggalang kekuatan dan melakukan konsolidasi politik dengan partai sekutunya secara intensif.

"Kalau kemarin sih kami sudah ngobrol-ngobrol ringan dengan PAN, sama PKS, sama Demokrat, Berkarya juga. Cuma kami juga nunggu intruksi dari pimpinan," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar