Paslon Iti - Ade Targetkan Partisipasi Pemilih di Pilkada Lebak 2018 Capai 80 Persen

Paslon Iti - Ade saat menggelar jumpa pers di Nice Coffe di kawasan Balong, Ranca Lentah Rangkasbitung. (Foto: TitikNOL)Paslon Iti - Ade saat menggelar jumpa pers di Nice Coffe di kawasan Balong, Ranca Lentah Rangkasbitung. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya - Ade Sumardi, menargetkan 80 persen partisipasi di Pilkada Lebak.

Dikatakan Iti Octavia Jayabaya saat menggelar jumpa pers di Nice Coffe di Kawasan Balong Ranca Lentah Rangkasbitung, jika KPU menargekan 75 persen partisipasi pemilih di Pilkada Lebak 2018, dirinya berharap agar pastisipasi pemilih bisa lebih tinggi dari yang di targetkan KPU yakni sebesar 80 persen.

"Untuk pilkada 2018 ini kami menargetkan 80 persen," harap Iti yang diamini oleh Ade Sumardi selaku Cawabup Lebak 2018, Senin (27/2/2018).

Iti dan Ade mengaku, pihaknya saat ini terus melakukan konsolidasi dengan partai pengusung dan pendukung terkait bagaimana pemetaan wilayah-wilayah kampanye dan sosialisasi, mengingat Pilkada saat ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya karena hanya diikuti satu pasangan calon.

"Pasangan calon ini tidak boleh melakukan kampanye di tempat-tempat yang dilarang misalnya di tempat ibadah, sekolah, gedung pemerintah dan fasilitas-fasilitas lain yang dibiayai oleh negara," kata Iti.

Maka dari itu lanjut Iti, tim akan turun melakukan sosialisasi terkait dengan patisipasi pemilih agar menggunakan hak pilihnya dengan cara mencoblos surat suara yang ada nama dan foto pasangan calon, karena dalam surat suara tidak ada nomor urut.

"Inilah yang akan terus kami konsolidasikan kepada partai pengusung dan pendukung beserta relawan, ini sebagai komitmen kita, bahwa dari awal kami selalu mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku," papar Iti.

Menyikapi adanya gugatan paslon perseorangan yang tengah berjalan sidang musyawarahnya di Panwaslu Lebak, Iti mengaku akan menerima apapun yang dilaksanakan karena hal itu merupakan ranahnya KPU dan Panwaslu.

"Ketua KPU juga telah menyampaikan terkait gugatan, kami menerima apapun yang dilaksanakan, karena hal itu ranahnya KPU dan Panwaslu sampai proses itu dilaksanakan dengan baik," imbuh Iti.

Selain itu Iti juga menegaskan, menjaga kondusifitas Pilkada bukan hanya calon dan partai pendukung dan relawan tapi juga masyarakat secara luas.

"Alhamdulillah kegiatan sosialisasi sudah kami laksankan secara dor to dor sebelum pelaksanaan deklarasi damai ini. Apalagi saat ini sudah dilauncing, maka tim akan terus bergerak secara massif ke pelosok-pelosok desa agar tingkat partisipasi pemilih dapat meningkat dari Pilkada sebelumnya," tukas Iti. (Gun/TN1)

Komentar