SERANG, TitikNOL - Walikota Serang Syafrudin mengakui kinerjanya dalam menciptakan Kota Serang yang beradab, berdaya dan berbudaya kurang maksimal.
Alasannya, dalam menahkodai satu tahun ini pihaknya hanya menjalankan sebagain besar program kerja yang telah disepakati melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang warisan pendahulunya.
"Saya kira penilaian mahasiswa saya anggap wajar lah, karena satu tahun program kerja itu tetap tidak akan maksimal. Terutama saya masuk di Kota Serang ini di bulan desember tanggal 5 dan anggaran untuk APBD 2019 itu sudah di ketok duluan sebelum masuk kami menjalankan kebijakan," katanya saat ditemui Kecaman Serang, Jumat, (06/12/2019).
Baca juga: Subadri Terima Kritikan Mahasiswa Sebut Aje Kendor Gagal
Meski begitu, pihaknya telah berupaya menjalankan visi dan misi sesuai janji politiknya terhapa masyarakat saat berkampanye.
Ia juga menjelaskan, bahwa saat ini gran design pembangunan di Kota Serang yang berdasarkan visi dan misi telah dijalankan dengan baik.
"Kemudian di Perubahan ini tidak mungkin Walikota bisa berbuat maksimal, hanya memang visi-misi kami tetap dijalankan, memang belum maksimal apa yang kami laksanakan," ujarnya.
Disisi lain, ia mengakui untuk menata wajah Ibu Kota Banten itu perlu kritikan dan sumbangsih gagasan baik dari masyarakat maupun mahasiswa. Agar kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang dicita-citakannya dapat terwujud.
"Tapi insyaallah bagaimanapun juga ini adalah amanah dari masyarakat, kami berjuang terus untuk bisa mewujudkan visi-misi kami. Memang kinerja pemerintah butuh kritik dan saran dari masyarakat maupun dari mahasiswa ini sesuatu hal yang wajarlah," tukasnya. (Son/TN)