Isu Jual Beli Jabatan Merebak, Ini Kata Plt Gubernur Banten

Plt Gubernur Banten, Nata Irawan. (Dok: tangerangrayaonline)Plt Gubernur Banten, Nata Irawan. (Dok: tangerangrayaonline)

SERANG, TitikNOL – Rotasi mutasi pejabat eselon II dan III di lingkungan pemerintahan Provinsi Banten sudah digelar Senin (23/1/2017) sore tadi. Namun, berhembus kabar soal adanya isu jual beli jabatan dalam prosesnya.

Menanggapi isu itu, Plt Gubernur Banten Nata Irawan menegaskan, jika jual beli jabatan dalam proses rotasi mutasi tidak pernah terjadi.

"Saya pastikan tidak pernah ada jual beli jabatan di Banten, semuanya sesuai uji kopetensi," kata Nata kepada wartawan usai melantik ratusan pejabat di pendopo Gubernur Banten.

Nata memastikan, jika pentapan para pejabat di Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru sesuai uji kopetensi dan mendapatkan evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Tidak pernah ada, ini sudah sesuai semuanya. Kan sudah dievaluasi juga oleh Kemendagri," katanya.

Sementara terkait beredarnya isu titip menitip posisi untuk jabatan tertentu di SOTK baru, Nata pun kembali membantahnya.

"Apalagi titip menitip tidak ada, silahkan tanyakan ke pak Sekda datanya langsung," pungkasnya.

Seperti diketahui, beberapa hari sebelum rotasi mutasi pejabat eselon II, III dan IV digelar, beredar isu soal jual beli jabatan dan titip menitip posisi untuk jabatan tertentu. Namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti mengenai kebenaran isu tersebut. (Meghat/red)

Komentar