Pembagian Raport Siswa SMA/SMK di Banten Diundur Satu Bulan, Kenapa?

Siswa SMK 1 Kota Serang saat belajar tatap muka terbatas di kelas (Foto: TitikNOL)
Siswa SMK 1 Kota Serang saat belajar tatap muka terbatas di kelas (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Dinas Pendidikan dan Kebudayaa (Dindikbud) Provinsi Banten, mengeluarkan kebijakan pengunduran waktu pembagian raport di tingkat SMA, SMK, dan SKh.

Dari yang awlanya dijadwalkan 17 Desember 2021, kini pembagian raport diundur hingga 17 Januari 2022. Keputusan itu dalam rangka meminimalisir lonjakan kasus Covid-19 pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Keputusan itu tertuang dalam nomor 420/3023.Dinsikbud/2021. Kebijakan itu pun sudah ditandatangani oleh Kepala Dindikbud Banten, Tabrani.

Dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kepala SMK, SMA, dan SKh Negeri dan Swasta se-Provinsi Banten itu, ada enam poin yang menjadi atensi.

Kebijakan itu dalam rangja menindaklajuti Intruksi Menteri Dalam Negeri nomor 62 tahun 2021, Surat edaran Kemendikbudristeknnomor 29 tahun 2021.

Selain itu, Surat keputusan Kepala Dindikbud Banten nomor 421/108-Dikbud/2021 tanggal 6 april 2021 tentang petunjuk pelaksanaan kalender pendidikan tahun ajaran 2021/2022 bagi satuan pendidikan di lingkungan Dindikbud Banten.

Enam poin itu di antaranya.

1. Libur Natal pada 24 Desember 2021 ditiadakan

2. Titimangsa raport semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 tanggal 17 Desember 2021

3. Pembagian raport berdasarkan kalender pendidikan tahun ajaran 2021/2022 pada 17 Desember 2021 diundurkan ke tanggal 17 Januari 2022.

4. Libur semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 pada 3 sampai dengan 15 Januari 2022.

5. Kegiatan tanggal 18 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 dapat dilakukan dengan kegiatan semester genap tahun ajaran 2021/2022.

6. Tidak memberikan izin cuti kepada pendidik dan tenagak kependidikan untuk Nataru.

Hingga berita ini diterbitkan, TitikNOL masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak Dindikbud Provinsi Banten. (TN3)

Komentar