Pemprov Banten Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Rob di Banten Selatan

Kadinsos Banten Ino S Rawita, memberikan keterangan mengenai bantuan untuk para korban bencana banjir rob di Lebak Selatan. (Foto:TitikNOL)Kadinsos Banten Ino S Rawita, memberikan keterangan mengenai bantuan untuk para korban bencana banjir rob di Lebak Selatan. (Foto:TitikNOL)

SERANG, TitikNOL – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, mulai diterjunkan ke lokasi bencana banjir rob di Banten Selatan, yang terjadi pada Kamis (9/6/2016) kemarin. Adapun jenis bantuan yang disalurkan adalah mie instan, peralatan, pakaian dan selimut kepada para korban.

"Tim kami dipimpin Pak Bangkit sudah meluncur ke lokasi semalam, membawa peralatan yang dibutuhkan, beras 2 kwintal, 2.000 bungkus mie instan, ada pakaian anak, selimut dan makanan cepat saji," ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, Ino S Rawita, ditemui di Masjid Raya Albantani, KP3B, Kota Serang, Jumat (10/6/2016) kemarin.

Menurutnya, bantuan secara simultan disalurkan sesuai kebutuhan para korban. Dirinya juga memastikan, jika bantuan yang diberikan akan mencukupi untuk kebutuhan  warga yang mengungsi.

"Insya Allah tidak akan kekurangan, kami sudah berkoordinasi dengan ketahanan pangan. Sebelumnya kami juga sudah ada buffer stock di kabupaten/kota, itu tinggal usulan bupati saja," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Sumawijaya, menjelaskan, ombak yang menerjang sejumlah wilayah di Lebak Selatan diperkirakan mencapai tiga meter lebih. Bahkan kata dia, ikan-ikan terhempas ke daratan dan jadi rebutan masyarakat.

"Kondisi masih siaga, kami sudah menempatkan personel dengan bantuan di beberapa titik, pantauan di lokasi masyarakat sudah mulai berbenah," kata Sumawijaya, melalui sambungan telefon.

Ia mengatakan,  wilayah yang terdampak banjir rob yaitu Kabupaten Pandeglang dan Lebak, antara lain di Cikeusik dan Binuangen. Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun banjir rob tersebut menghancurkan puluhan rumah dan warung milik warga.

"Kerugian masih dihitung," ungkapnya.

Sementara, informasi adanya musibah banjir rob ini sampai ke telinga Gubernur Banten Rano Karno yang sedang menjalankan ibadah umroh. Melalui siaran pers yang diterima wartawan, Rano menyampaikan keprihatinan atas kejadian itu.

"Dari tanah suci saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa yang terjadi. Saya terus menerima laporan dan terus memantau perkembangan yang terjadi," ujar Rano.

Ia juga sudah memerintahkan Dinsos dan seluruh dinas terkait untuk segera mengirimkan bantuan kepada para korban. (Kuk/raf)

Komentar