Tahun Ini, Pemprov Jadi Pemegang Saham Mayoritas Bank Banten

Direktur PT BGD Franklin Paul Nelwan, saat dimintai keterangan oleh wartawan. (Foto: TitikNOL)
Direktur PT BGD Franklin Paul Nelwan, saat dimintai keterangan oleh wartawan. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Keinginan Pemprov Banten menjadi pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Banten segera terwujud. Ditargetkan, Pemprov akan membeli saham PT Recapital Securities selaku pemegang saham mayoritas PT BPD Banten hingga 51 persen di akhir tahun ini.

"Tanggal 25 Juli (hari ini) fit and proper test di OJK. Tanggal 28 sudah keluar hasilnya, lalu mulai right issue atau penawaran umum terbatas untuk dikonvert menjadi saham. Itu nanti saham pemprov akan mencapai 35 persen," kata Direktur Banten Global Development (BGD) Franklin Paul Nelwan, Senin (25/7/2017).

Kemudian pada Oktober mendatang, BGD akan kembali membeli saham senilai Rp300 Miliar untuk memiliki 51 persen saham di BPD Banten.

"Dengan 51 persen itu pemprov sudah jadi pemegang saham pengendali dan mayoritas," kata Franklin.

Total saham yang akan dibeli pemprov yaitu 68 persen yang ditargetkan tercapai pada Februari 2017.

"35 persen saja sudah jadi pengendali, cuma belum mayoritas. Totalnya saham yang kita akan miliki yaitu 68 persen dengan nilai Rp 800 miliaran," tukasnya.

Komisaris BGD Asmudji mengungkapkan, saat ini nilai saham Bank Banten mengalami peningkatan per lembar sahamnya.

"Kita beli saham hanya dengan harga Rp 18,35 per lembarnya, sekarang silahkan cek di pasar modal itu sudah mencapai Rp 130 per lembarnya," ungkapnya.

Sebelumnya, PT Bank Pundi Indonesia Tbk telah resmi beralih nama menjadi PT BPD Banten melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa (LB) kedua Bank Pundi yang dilaksanakan pada Kamis 21 Juli 2016 kemarin. (Kuk/rif)

Komentar