SERANG, TitikNOL - Dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas hak angket Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kepada lembaga anti rasuah tersebut terus bergulir. Salah satunya Komunitas Motor Literasi (Moli).
Setidaknya 11 Moli sudah berangkat sekitar pukul 10.00 WIB, melakukan konvoi ke kantor KPK di Jakarta, untuk memberikan dukungan dan menolak hak angket DPR.
Dikatakan El Presidente Moli Firman Venayaksa, dukungan diberikan karena selama ini salah satu institusi yang masih dipercaya oleh rakyat adalah KPK.
"Hari ini terjadi pelemahan terhadap KPK yang justru dilakukan oleh wakil rakyat dengan hak angket yang aneh, maka itu kita dukung penuh," kata Firman ditemui di Rumah Dunia, Jumat (14/7/2017).
Firman menilai, cara pandang DPR seperti mahluk-mahkuk politis yang sudah terbiasa bersilat lidah dan meyakinkan kepada publik bahwa apa yang mereka lakukan adalah benar.
"Cara pandang DPR seperti politis yang sering menciderai hati nurani. Sementara KPK adalah cara pandang institusi yudikatif yang berbeda sama sekali dengan cara berpikir legislatif," ungkapnya.
Maka itu, Moli yang ikut terlibat di masyarakat dalam menyuarakan nilai-nilai integritas lanjut Firman, akan pasang badan untuk KPK.
"Konvoi ini dimulai dari TBM rumah dunia, akan ikut melebur di Jakarta dengan para pegiat anti korupsi sambil membaca puisi-puisi. Dan kami juga mengajak gank, komunitas, club motor lainnya untuk ikut serta," lanjutnya.
Nantinya, Moli pun akan menggelar TBM disepanjang jalan menuju Jakarta dengan membawa buku penguatan terhadap KPK.
"Kita bawa buku salah satunya soal KPK, nanti di sana kita akan membuka taman baca disepanjang jalan. Mudah-mudahan banyak warga yang akan membaca," pungkasnya. (Gat/red)