SERANG, TitikNOL - Kampus Universitas Negeri Sulatan Ageng Tirtayasa (Untirta) dihebohkan dengan informasi salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) terpapar virus Corona atau Covid 19.
Informasi itu bermula dari pesan berantai mahasiswa lain yang menyebutkan ada rekannya yang telah positif atas wabah yang menjadi pandemi di Indonesia.
"Assalamu'alaikum, selamat siang pak mohon izin untuk melaporkan bahwa rekan KKM saya, saat ini dinyatakan positif terkena virus Corona/Covid-19," isi pesan berantai yang dicatut TitikNOL, Rabu, (25/03/2020).
Menanggapi informasi tersebut, Humas Untirta Veronica Dian menampik bahwa mahasiswanya itu telah dinyatakan positif virus Corona. Sebab berdasarkan informasi yang dihimpun, mahasiswa tersebut masih berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).
"Berdasarkan informasi, statusnya masih ODP belum menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Berbeda dengan bapaknya, jadi masuk isolasinya ruang biasa," ujarnya.
Ia menjelaskan, mahasiswa itu kini telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten karena mengalami gejala sesak. Sehingga ia merasa khawatir bahwa dirinya terjangkit Covid-19. Namun setelah dirawat, rasa sesaknya sudah berangsur membaik.
Menurutnya, gejala yang dialami mahasiswa muncul diduga tertular dar bapaknya. Mengingat pada beberapa waktu yang lalu, mahasiswa itu tidak mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS) lantaran sedang menunggu bapaknya yang jatuh sakit.
"Jadi yang terpapar parah itu bapaknya. Jadi masih ringan, anak ini tiba-tiba merasa sesak. Anak ini khawatir. Kalau yang diisolasi itu bapaknya dengan kondisi agak parah. Sekarang dikabarkan sudah agak ringan," paparnya.
Kemudian, mahasiswa dan bapaknya itu dirujuk ke RSUD Banten untuk dilakukan pemeriksaan Swab lendir tenggorokan sebagai bahan uji lab yang menentukan positif atau tidaknya atas kasus Virus Corona.
"Ibunya alhamdulillah tidak kenapa-kenapa, hanya dia dan bapaknya. Bapaknya yang tadinya agak parah, kemudian dirujuk ke RSUD Banten bersama dirinya. Mudah-mudahan semua berangsur membaik, bapaknya bisa kembali sehat. Si anaknya juga hasil labnya mudah-mudahan negatif," tukasnya. (TN1)