LEBAK, TitikNOL - Seorang pria yang diperkirakan berusia 50 tahunan, tergeletak tak berdaya di sebuah warung di Kampung Margamulya, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.
Dua warga datang ke Polsek Malingping melaporkan perihal tersebut dan dua anggota Polsek langsung menindaklanjuti dengan membawa yang bersangkutan ke IGD RSUD Malingping.
Setelah pemeriksaan, pihak RSUD Malingping menolak mengurus pasien tersebut dan menyuruh pihak kepolisian membawa ulang pasien itu.
Kemudian pihak Polsek menghubungi relawan Respek Peduli. Usai mendapatkan informasi, relawan tersebut langsung mendatangi pihak RSUD Malingping untuk meminta konfirmasi atas penolakan tersebut.
"Kami yang dikabari pihak kepolisian langsung meminta konfirmasi ke RSUD Malingping, dari pihak pendaftaran diarahkan ke dokter Ardi, dokter yang menangani pasien tadi, dokter menyatakan penolakannya karena tidak melihat unsur kegawatan pada pasien itu. Kami meminta RSUD merawat dulu, setidaknya kami bisa konsultasi dengan Dinsos Lebak," ujar Delima, relawan Respek Peduli kepada TitikNOL, Selasa (15/10/2019).
Kendati sudah diminta merawat kata Delima, pihak RSUD Malingping tetap menolak dengan alasan tidak ada tindakan yang bisa dilakukan.
"Permintaan kami ditolak dengan alasan bahwa tidak ada tindakan yang bisa dilakukan di sana dan bed sedang penuh dan mengganggu pasien yang lain," terang Delima.
Menurut Delima, alasan yang disampaikan oleh pihak RSUD tidak bisa terima, karena Polsek bukan tempat menitipkan pasien atau orang sakit. Apalagi alasan penolakan itu dikemukakan oleh dokter, bukan oleh managemen RSUD Malingping.
"Saat ini, pasien tersebut yang menyebut dirinya bernama Saprudin, menyebut asal wilayahnya tidak jelas. Cidahu, Bayah, Sukabumi. Bapak tua itu menggigil kedinginan. Kami berikan ia selimut untuk sementara malam ini," kata Delima.
Dijelaskannya, pria paruh baya itu menolak disuapi nasi akan tetapi mau diminumkan teh manis.
"Saat ini bapak tua itu ada di Gazebo (saung, red) depan Polsek Malingping, menunggu tindak lanjut dari pihak Dinas Sosial untuk penanganannya," tukas Delima.
Sementara itu, hingga berita ini dilansir, TitikNOL belum melakukan konfirmasi kepada pihak RSUD Malingping. (Gun/TN1)