Kamis, 3 April 2025

Gelar Vaksinasi Dosis Kedua, BIN Banten Door to Door ke Warga CIlegon

Vaksinasi massal door to door yang dilaksanakan BIN Banten di Lingkungan Irigasi, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)
Vaksinasi massal door to door yang dilaksanakan BIN Banten di Lingkungan Irigasi, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Banten melaksanakan vaksinasi massal dosis kedua secara door to door di Lingkungan Irigasi, Taman Cilegon Indah, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Minggu (15/8/2021).

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Banten, Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa yang menyaksikan langsung vaksinasi door to door itu mengaku, upaya yang ditempuh pihaknya dalam rangka meningkatkan herd immunity di masyarakat.

"Kita jemput bola dalam rangka terciptanya herd immunity di wilayah Provinsi Banten yang hari ini serentak kita lakukan di Kota Cilegon dan Kota Serang. Masyarakat kita itu kan ada yang takut atau ragu karena sosialisasi yang tidak ia peroleh, sehingga kita mendatangi rumah ke rumah dan sekaligus sosialisasi," kata Cahyono ditemui di lokasi vaksinasi massal door to door.

Kabinda Banten mengapresiasi target vaksinasi tiga juta per hari oleh pemerintah yang sudah dicanangkan Presiden RI Joko Widodo. BIN sendiri, kata dia, bertugas untuk membantu realisasi hal itu di 14 Provinsi.

"Banten ini merupakan episentrum penyebaran Covid-19 dan seluruh Kabupaten/Kota-nya sempat menjadi zona merah. Menyikapi itu kita bekerja sama dengan seluruh pihak agar vaksinasi ini berjalan cepat dan tepat sasaran," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kaposda Kota Cilegon BIN Banten, Mayor Inf Suatril menambahkan, vaksinasi door to door ini untuk menyasar warga miskin setelah pada vaksin pertama sebelumnya warga turut diberikan sosialisasi dan bantuan sembako.

"Kami berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Pemkot Cilegon atas dukungannya dan mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam kegiatan vaksinasi ini," ujarnya. (Ardi/TN1).

Komentar