Sabtu, 5 April 2025

Karang Taruna Desak Pemkot Ungkap Oknum Pejabat yang Bekingi Hiburan Malam

Wakil Ketua Karang Taruna Kota Serang Aas Hasuri. (Foto: TitikNOL)
Wakil Ketua Karang Taruna Kota Serang Aas Hasuri. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Pembekingan tempat-tempat hiburan malam yang diduga oleh oknum pejabat di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Serang disorot dan dikecam para pemuda.

Pasalnya, selain melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Penyakit Masyarakat, berdirinya tempat hiburan malam dinilai akan membawa dampak negatif bagi generasi muda Kota Serang.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Karang Taruna Kota Serang Aas Hasuri, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk menindak tegas serta mengungkap oknum dibalik pengamanan tempat hiburan malam.

"Atas nama Pemuda kota serang, kami merasa sangat miris jika tempat hiburan malam ini di diamkan. Karena kami yakin jika tempat hiburan malam dibiarkan, maka yang terjadi adalah akan adanya dampak negatif terhadap Pemuda dan akan menjadi pemicu munculnya penyakit masyarakat," katanya saat ditemui di Marga Wiwitan, Selasa (5/11/2019).

Hasuri mengaku miris, saat membaca kabar dari pemberitaan tentang polemik hiburan malam. Terlebih, dugaan itu dilakukan oleh oknum pejabat Pemkot dan oknum anggota dewan yang bermain.

Menurutnya, pejabat dan anggota dewan seharusnya menjadi contoh pigur yang baik bagi masyarakat. Bukan malah menjadi suatu beban untuk menciptakan Kota Serang yang beradab.

"Miris mendengarnya adanya dugaan para oknum pejabat yang bermain di lingkaran tersebut. Bukannya mendorong terciptanya masyarakat yang bermoral di Kota Serang, ini malah jadi pelaku. Jelas ini mencoreng nama baik warga Serang," ujarnya.

Di sisi lain, pihaknya juga mempertanyakan sikap konkret dari Pemkot Serang. Jika hal ini tidak ditindak dengan tegas, kata Hasuri, maka penyegelan yang dilakukan oleh Pemkot tempo hari hanya berupa gimik dan tidak benar-benar serius dalam mewujudkan Kota Serang yang beradab, berdaya dan berbudaya.

"Kami juga menuntut sikap pemerintah agar bertindak tegas, pasalnya tempat hiburan di kota Serang telah dilakukan penyegelan oleh pihak pemkot, tapi kenapa tempat-tempat tersebut masih beroperasi, jadi tolong jangan racuni pemuda kami," tegasnya. (Son/TN1)

Komentar