Kasus HIV/AIDS di Cilegon Menghawatirkan, Pelajar dan IRT Terjangkit

Suasana Rapat Koordinasi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Cilegon dengan tema "Membentengi generasi penerus bangsa dari bahaya HIV/AIDS" yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)Suasana Rapat Koordinasi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Cilegon dengan tema "Membentengi generasi penerus bangsa dari bahaya HIV/AIDS" yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)

CILEGON ,TitikNOL - Kasus HIV/AIDS di Kota Cilegon sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cilegon, hingga saat ini kasus penyakit mematikan tersebut sudah mencapai 804 penderita, dengan peningkatan sekitar 70-80 kasus baru setiap tahunnya.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Cilegon dengan tema "Membentengi generasi penerus bangsa dari bahaya HIV/AIDS" yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Kamis (15/8/2019).

"Penderita HIV/AIDS itu rata-rata usia produktif. Tapi yang mendominasi adalah LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Nah untuk LGBT ini kita sulit untuk mengendalikannya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Arriadna.

Arriadna mengungungkapkan, kasus HIV di Cilegon diderita berbagai kalangan masyarakat. Bahkan tidak sedikit ibu rumah tangga hingga pelajar sudah ada yang terjangkit penyakit mematikan tersebut.

Dengan demikian lanjut dia, diperlukannya edukasi kepada semua kalangan masyarakat dan para tenaga pengajar. Sebab, penularan HIV/AIDS di era modern seperti saat ini cukup agresif dengan gaya hidup yang begitu bebas.

"Kami berharap kepada para tenaga pengajar bisa memberikan edukasi kepada muridnya agar tidak melakukan tindakan yang berisiko tertular HIV/AIDS. Apalagi kasus pelajar yang terjangkit HIV/AIDS di Cilegon itu cukup banyak," ujarnya.

"HIV/AIDS ini bisa menular melalui cairan sperma, cairan vagina, jarum suntik narkoba," tukasnya (Ardi/TN1).

Komentar