Jum`at, 4 April 2025

Kecewa Mediasi Gagal, Ratusan Opang Kota Serang Penuhi Kantor Pemkot

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin tengah memberikan arahan kepada ratusan ojek pangkalan yang berkumpul di halaman kantor Pemerintah Kota Serang. (Foto: TitikNOL)
Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin tengah memberikan arahan kepada ratusan ojek pangkalan yang berkumpul di halaman kantor Pemerintah Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Ratusan ojek pangkalan (Opang), penuhi halaman kantor Pemerintah Kota Serang, Kamis (2/11/2017).

Kedatangan para opang ini lantaran agenda mediasi antara ojeng pangkalan (Opang) dan ojek online (Gojek) yang akan dilakukan oleh Pemkot Serang gagal dilakukan.

Akibatnya ratusan opang yang sudah berkumpul dari pukul 10.00 WIB mendatangi Pemkot Serang, merasa dikecewakan oleh Gojek karena tidak meningindahkan undangan mediasi.

“Kalau kecewa pasti, kita sudah taat aturan dan patuh, mereka tidak datang, sangat kecewa,” kata Amrul, perwakilan dari Paguyuban Ojek Pangkalan se Kota Serang.

Amrul mengatakan, pertemuan mediasi ini sudah disepakati berdasarkan pertemuan sebelumnya di Provinsi Banten bersama Polres Serang Kota dan Dinas Perhubungan Banten.

Undangan juga menurutnya sudah diberikan oleh pihak sekretariat Kota Serang kepada perwakilan ojek pangkalan dan kantor GoJek di Kota Serang.

“Kalau seperti ini meminta ketegasan Pemda apa langkah yang harus ditempuh, ingin mencari solusi tapi pihak GoJek tidak datang,” katanya.

Baca juga: Wah! Gubernur Banten Diancam Ratusan Tukang Ojek Pangkalan, Ini Sebabnya

Di tempat yang sama, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan, pihaknya sendiri menyayangkan upaya mediasi yang seharusnya dilakukan pada hari ini.

Menurut informasi yang diperolehnya, pihak Gojek tidak datang karena belum mendapatkan izin dari kantor pusat di Jakarta.

“Saya sayangkan, tidak peka terkait masalah yang berkembang, ini bukan baru, sangat disayangkan kalau pusat tidak jemput bola atau reaktif,” katanya.

Namun, kepolisian meminta semua pihak agar berfikir positif atas ditundanya upaya mediasi antara opang dan ojek online. Kepolisian memberikan kesempatan dan akan diagendakan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Banten Revrie Aroes yang juga sudah datang mengatakan, masalah opang dan ojek online agar segera diselesaikan oleh pihak Pemkot. Ia meminta agar dibuatkan draft kesepakatan segera disepakati bersama.

“Saya mohon siapkan draf kesepakatan, di mana ojek online bermain, di mana ojek pangkalan bermain, dua-duanya bisa berdampingan,” katanya.

Revrie mengatakan, ia meminta pihak Pemkot mengundang kembali untuk pertemuan mediasi selanjutnya.

“Jika di pertemuan selanjutnya pihak Go Jek tak datang, nanti Pemkot Serang kita segera mengambil sikap terkait masalah ini,” pungkasnya. (Gat/red)

Komentar