Lho, Proyek Jalan di Desa Lontar Dikerjakan oleh PNS

Proyek pembangunan jalan hotmix di Kampung Brambang, Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. (Foto: TitikNOL)
Proyek pembangunan jalan hotmix di Kampung Brambang, Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Proyek pembangunan jalan hotmix di Kampung Brambang, Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, dikeluhkan oleh warga sekitar. Pasalnya, selain kualitas dipertanyakan, di lokasi juga tidak ada papan informasi anggaran kegiatan.

Salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan menyebut, jika dirinya dan warga lainnya curiga dengan proyek tersebut. Karena selain terkesan ditutup-tutupi oleh pihak pelaksana, juga belum jelas sumber anggarannya.

"Kami masyarakat awam memang tidak terlalu paham. Tapi kami curiga kalau proyek ini ada yang tidak beres. Pasalnya kami anggap tidak adanya transparansi terkait proyek ini," ujar warga saat dikonfirmasi wartawan belum lama ini.

Di tempat terpisah, para pekerja yang ditemui di lokasi kegiatan mengaku jika sumber anggaran untuk pembangunan jalan tersebut berasal dari Anggaran Dana Desa (ADD) desa Lontar.

Namun ada pengakuan mengejutkan dari para pekerja. Mereka mengaku jika pihak yang bertanggungjawab atas pekerjaan tersebut adalah seorang PNS yang bekerja di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Serang berinisial T.

"Saya bekerja atas dasar perintah Pak T orang Ciruas yang pegawai DPU Kabupaten Serang bukan pada pak Lurah," ujar salah seorang pekerja.

Saat dikonformasi, T tidak membantah jika dirinya terlibat dalam pengerjaan proyek jalan tersebut. Namun dirinya mengaku hanya sub kontraktor untuk Harian Ongkos Kerja (HOK) dan alat berat. Sementara lainnya sudah urusan pihak desa.

"Kalau terkait kegiatan ini tanyakan saja langsung ke pihak desanya, saya hanya ngesub HOK dan alat beratnya saja pak," tukasnya.

sementara, Kaur Perencanaan Desa Lontar Muhamad Pendi mengungkapkan, terkait peroyek hotmix yang ada di Kampung Brangbang, Papan Informasi Proyeknya lagi dibuat dan yang melakukan desa melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

"Baru tadi pagi peroyek itu dikerjakan, saya cuman merencanakan namun yang mengerjakan Iwan selaku TPK Desa ini," akunya. (wen/red)

Komentar