Sabtu, 5 April 2025

Nekat, Pria Berkemeja Kotak-Kotak Terjun Bebas di Jembatan Tol Jombang

Petugas kepolisian saat mengevakuasi tubuh korban yang loncat dari jembatan. (Foto: TitikNOL)
Petugas kepolisian saat mengevakuasi tubuh korban yang loncat dari jembatan. (Foto: TitikNOL)

TANGSEL, TitikNOL - Warga di Pasar Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dikejutkan oleh aksi nekat seorang warga yang belum diketahui identitasnya.

Pasalnya, pria yang diketahui memakai kemeja kotak-kotak itu tiba-tiba terjun bebas dari atas jembatan tol Pasar Jombang, Sabtu (24/10/2020).

Belum diketahui pasti apa motif pria berkemeja kotak-kotak itu hingga nekat terjun bebas dari atas jembatan tol yang telah diberi pembatas pagar berkawat tersebut.

Informasinya, pria tersebut diduga melakukan percobaan bunuh diri lantaran sempat diketahui warga sekitar ketika tengah menaiki dinding di jembatan tol Pasar Jombang.

Warga melihat tubuh korban masih kejang-kejang sesaat tubuhnya dibawa ke mobil ambulans oleh petugas jalan tol usai diketahui jatuh dari atas jembatan tol Jombang.

Salah satu warga setempat, Fredi (33), saat berbincang dengan wartawan mengaku tak mengenal korban. Bahkan, kata bapak dua anak itu, dirinya mengaku hanya melihat saat peristiwa korban sudah terjatuh dari jembatan tol.

"Sepertinya korban bukan orang sini, soalnya saya tidak mengenal korban. Dia itu penampilannya rapi, pakai kemeja, celana jeans. Kata orang tadi sih sempat lihat korban naik dinding, saat sudah terjatuh itu sendalnya masih tertinggal. Kayaknya sandalnya tertinggal waktu ketika dia naik dinding flyover," terang Fredi.

Sementara, keterangan warga lain, Abadi (27), mengaku hanya mengetahui korban saat tubuhnya dimasukkan ke dalam ambulans. Kondisi tubuh korban, kata dia, masih kejang-kejang saat dimasukkan dalam mobil ambulan.

"Tadi ambulan datangnya cepat, saat dimasukkan kelihatannya tubuh korban masih bergerak. Tadi sempat lihat kejang-kejang gitu. Kalau umur perkiraannya sekitar 45 tahunan ya," kata Abadi.

Sementara, hingga berita ini dipublikasi, pihak kepolisian setempat belum dapat dimintai keterangan. Meski wartawan ini telah berusaha menghubungi Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Endi Mahardika melalui selulernya. (DON/TN1)

Komentar