Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembacokan Sadis di Pantai Pulomanuk

Ilustrasi pembacokan. (Dok: tempo)
Ilustrasi pembacokan. (Dok: tempo)

LEBAK, TitikNOL - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bayah dibantu Satreskrim Polres Lebak, terus memburu pelaku pembacokan sadis Dede Ahyudin, warga Kampung Cimandiri Laut, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Senin (4/9/2017) kemarin.

Kapolsek Bayah, AKP Sadimun menuturkan, pihaknya saat ini masih memburu pelaku pembacokan sadis tersebut.

Selain itu, untuk mengungkap dan mendalami siapa pelaku pembacokan sadis itu, sejumlah saksi dari keluarga serta rekan korban yang terakhir melakukan komunikasi dengan korban turut diperiksa di Mapolek Bayah.

"Saksi yang sudah kita periksa tiga orang, salah satunya dari keluarga korban dan dua rekan bisnis korban yang terakhir kali melakukan komunikasi melalui telepon seluler korban, Rd dan Bk," ujar Sadimun kepada TitikNOL melalui panggilan WhatsApp, Selasa (5/9/2017).

Baca juga: Dibacok di Area Wisata Pulomanuk, Warga Ini Kritis

Sadimun mengakui, untuk mengetahui pelaku pembacokan tersebut pihaknya masih kesulitan. Lantaran tidak adanya saksi di tempat kejadian yang mengatahui peristiwa pembacokan itu.

"Korban saat ditemukan sudah tergeletak berlumuran darah dengan penuh luka bacokan, tidak ada saksi yang mengetahui saat kejadian," terang Sadimun.

Kendati demikian kata Sadimun, pihaknya terus berupaya untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembacokan sadis tersebut.

Saat disinggung siapa Rd dan Bk hubungannya dengan korban sehingga menjadi saksi, Kapolsek mengatakan bahwa Rd dan Bk adalah rekan bisnis korban.

Kemudian saat ditanya apakah benar Rd dan Bk adalah rekan bisnis benur (lobster) dengan korban, Sadimun pun membenarkan hal tersebut.

"Betul, rencana hari ini kita akan periksa dua orang saksi lagi, yakni Ik dan Bj," tuturnya.

Seperti diketahui, Dede Ahyudin menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh rekan bisnisnya. Dede saat ini masih dirawat di rumah sakit dengan kondisi kritis. (Gun/red)

Komentar