MERAK, TitikNOL - KMP Raja Basa terbawa arus dan nyaris menyenggol buritan KMP Batu Mandi yang tengah bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Selasa (25/12/2018).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi sekira pukul 15:00 WIB. Saat itu KMP Raja Basa selesai melakukan bongkar muat dan akan keluar dari Dermaga 1 Pelabuhan Merak.
Kuatnya hempasan gelombang dan kencangnya angin membuat KMP Raja Basa terbawa arus ke arah Dermaga VI hingga nyaris menyenggol buritan KMP Batu Mandi yang tengah bersandar.
Meskipun sempat terbawa arus, namun KMP Raja Basa akhirnya berhasil melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Fahmi Alweni mengatakan, ketinggian gelombang di Perairan Merak saat ini 1 sampai 1,5 meter dan kecepatan angin 10 sampai 20 knot per jam.
"Tercatat di kami ketinggian gelombang 1 sampai 1,5 meter dan kecepatan angin 10 sampai 20 knot per jam. Nah ini kondisinya berarus, sehingga jika terjadi arus yang kencang kapal memang agak sedikit kesulitan untuk merapat. Tapi tidak terkendalah, hanya terlambat sedikit,"ungkap Fahmi di Pelabuhan Merak.
Menurutnya, kondisi cuaca kurang bersahabat, kendati demikian jumlah kapal yang dioperasikan pihak ASDP masih tetap normal.
"Jumlah kapal yang kita operasikan saat ini masih 25 kapal,"katanya.(Ardi/red)
Polisi Periksa Dua Saksi Terkait Tewasnya Pekerja di Bendung Karian
Ini Isi Surat Suku Baduy ke Presiden dan Bantahannya
Pemerintah Diminta Bubarkan PT BGD dan PT BGP
Sering Gunakan Pasta Gigi untuk Menghilangkan Jerawat? Ini Bahayanya
Batu Gede Sayar, Objek Wisata Kota Serang Alami yang Mempesona
Kapolri Resmikan Ponpes Salafiyah di Kabupaten Lebak
Warga Keluhkan Jalan Licin di Lebak, 11 Pengemudi Dilaporkan Terjatuh