Warga dan TNI Bahu Membahu Bangun Jalan Penguhubung Dua Kecamatan di Lebak

Pembangunan jalan penghubung dua Kecamatan di Lebak yang dilaksanakan melalui program TMMD ke 101 Kodim Lebak dihari ke enam, sudah mencapai target 50 persen. (Foto: TitikNOL)Pembangunan jalan penghubung dua Kecamatan di Lebak yang dilaksanakan melalui program TMMD ke 101 Kodim Lebak dihari ke enam, sudah mencapai target 50 persen. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Warga Desa Parakanlima, Kecamatan Cirinten dan warga Desa Cimanyangray, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, bahu membahu bersama ratusan personel TNI dan Polri untuk merampungkan pembangunan jalan penghubung dua kecamatan, yang dikerjakan melalui program TMMD ke 101 Kodim 0603/Lebak.

Antusiasme dan semangat 136 orang personel gabungan TNI dibantu Polri beserta masyarakat nampak luar biasa. Hal itu terlihat dengan kebersamaan antara TNI dan masyarakat membangun pengerasan jalan dan pembuatan Pos Kamling.

Baca juga: Hari Ke-5 TMMD di Lebak, Pembangunan Jalan Penghubung Dua Kecamatan Capai 57 Persen

Dandim Lebak Letkol Arh Syafa Susanto selaku Dan Satgas TMMD mengatakan, kegiatan dihari ke enam pelaksanaan TMMD telah dilaksanakan pengerjaan lanjutan pengerasan jalan dengan pengepokan batu belah sepanjang 200 meter.

Kata Dandim, pengerjaan pengerasan jalan saat ini sudah mencapai 58 persen dan pembuatan gorong-gorong sebanyak sembilan unit sudah mencapai 100 persen.

Baca juga: TMMD 101 di Lebak Membangun Akses Jalan Penghubung Dua Kecamatan

Progres tersebut dapat tercapai lanjut Dandim, berkat peran serta warga di dua desa di dua kecamatan yang daerahnya sedang dilaksanakan pembangunan jalan penghubung dua kecamatan sepanjang 5,4 kilometer melalui program TMMD ke 101 Kodim Lebak.

"Secara keseluruhan untuk pengerasan jalan sudah mencapai 805 meter, sedangkan untuk pengerjaan pembuatan satu unit Pos Kamling di Kampung Citeureup sudah mencapai 60 persen. Jadi secara keseluruhan sudah mencapai 50 persen baik fisik maupun non fisik"ujar Syafa Susanto, Senin (9/4/2018). (Gun/TN1)

Komentar