Tips Menyimpan Sayuran Beku Agar Nutrisinya Tetap Terjaga

Ilustrasi. (Dok: Winnetnews)
Ilustrasi. (Dok: Winnetnews)
TitikNOL - Terkadang memasak dengan sayuran beku dirasa lebih praktis. Anda tak perlu menambah waktu memasak untuk mencuci dan memotong-motong sayuran, cukup mengeluarkannya dari kulkas Anda sudah bisa langsung mengolahnya menjadi berbagai masakan. Namun, apakah sayuran beku masih sama kualitasnya dengan sayuran segar? Bagaimana cara menyimpan sayuran beku yang benar agar tidak mengurangi kandungan nutrisinya?

Sayuran beku versus sayuran segar, mana lebih baik?

Sebelum mengetahui tips untuk menyimpan sayuran beku (frozen vegetables), beberapa dari Anda mungkin kerap meragukan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.

Padahal, sebenarnya sayuran beku memiliki nilai gizi yang hampir serupa dengan sayuran segar.

Perlu diketahui, sayuran yang telah dipanen akan kehilangan kelembapan, pati, dan gulanya perlahan-lahan. Dikutip dari Dr. Weil, salah satu contohnya, bayam yang tidak dibekukan akan kehilangan setengah kandungan folatnya setelah delapan hari.

Kandungan vitamin dan mineral juga akan berkurang jika sayuran terlalu lama terkena paparan panas dan cahaya.

Meski memang kandungan vitaminnya tetap berkurang, proses pembekuan yang tepat nantinya akan mempertahankan berbagai nutrisi seperti mineral, serat, dan karbohidrat dalam sayur lebih lama dibandingkan ketika sayur dibiarkan pada suhu ruangan.

Sayuran beku juga terjamin kebersihannya. Sebelum mulai pembekuan, sayur-sayuran yang telah matang akan dipetik dan langsung dicuci.

Sayuran direbus dalam air panas selama beberapa menit untuk membunuh bakteri dan enzim yang bisa merusak makanan. Setelah melewati proses tersebut, barulah sayuran dibekukan.

Tips menyimpan sayuran beku

Walaupun kualitas sayuran beku hampir sama baiknya dengan sayuran segar, tekstur sayuran beku lebih mudah rusak jika Anda tidak menyimpan dan mengolah dengan benar.

Oleh karena itu, berikut tips yang bisa Anda ikuti untuk tetap menjaga nutrisi tanpa merusak teksturnya.

Memilih sayuran yang tepat untuk dibekukan

Biasanya Anda bisa langsung membeli sayuran beku yang sudah dikemas di supermarket. Sayangnya, variasi sayuran beku yang tersedia sangatlah sedikit. Anda mungkin perlu membekukan sendiri persediaan sayuran yang lainnya.

Namun perlu diingat, tidak semua sayuran bisa Anda simpan dalam keadaan beku. Pasalnya, ada beberapa sayuran yang warna dan rasanya akan berubah setelah dibekukan seperti kol, selada, timun, lobak, kentang jenis tertentu, serta sayur daun-daunan kecil seperti peterseli dan seledri.

Sayuran di atas memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi, sehingga ketika mulai mencair sayuran tersebut akan tampak lemas dan mengeluarkan aroma yang berbeda.

Pilih wadah penyimpanan yang tepat

Tips selanjutnya yang harus dilakukan saat menyimpan sayuran beku adalah menggunakan wadah yang tepat.

Wadah harus kedap udara, tahan uap air, tahan lama, mudah ditutup, dan tidak akan rapuh jika diletakkan pada suhu yang rendah. Wadah harus bisa melindungi sayuran dari oksidasi yang dapat mengubah strukturnya.

Termasuk ketika Anda membeli sayuran beku dari supermarket, setelah dibuka kemasannya pindahkan isinya ke dalam wadah kedap udara untuk menghindari timbulnya lapisan es di luarnya.

Beberapa yang bisa Anda pilih di antaranya adalah wadah freezer dari plastik, tas khusus freezer, atau toples kaca. Jangan lupa memberi tanggal kedaluarsa pada wadah.

Jika Anda menggunakan kantung ziploc atau tas freezer, isilah wadah tersebut sampai penuh dan tekan-tekan sedikit untuk mengeluarkan udara yang tersisa di dalamnya.

Hindari menyimpan sayuran beku terlalu lama

Meski sayuran beku tahan lama, bukan berarti Anda bisa membiarkannya terlalu lama di dalam freezer.

Proses pembekuan hanya akan memperlambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat merusak kualitas makanan, tapi tidak benar-benar menghentikan aktivitasnya.

Lama penyimpanan sayuran yang disarankan adalah 8-12 bulan pada suhu sekitar -17°C. Agar sayuran masih terasa segar saat dimakan, lebih baik gunakan sayuran tersebut dalam jangka waktu yang lebih cepat dari batas yang disarankan.












Berita ini telah tayang di hellosehat.com, dengan judul: Tips Menyimpan Sayuran Beku Tanpa Mengurangi Nutrisinya

Komentar