Ungkap Curanmor, 9 Anggota Polisi Dapat Penghargaan dari Kapolres Lebak

Wakapolres Lebak Kompol Fredya Triharbakti saat memimpin apel pagi di halaman Mapolres Lebak. (Foto: TitikNOL)
Wakapolres Lebak Kompol Fredya Triharbakti saat memimpin apel pagi di halaman Mapolres Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Polres Lebak memberikan penghargaan kepada sembilan anggotanya, karena berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Cimarga. Sembilan polisi tersebut lima dari anggota Polsek Cimarga dan empat anggota Resmob Polres Lebak. Pemberian penghargaan diberikan bertepatan pada pelaksanaan apel pagi peringatan hari lahirnya Pancasila di halaman Mapolres Lebak, Kamis (1/6/2017) kemarin.

Adapun nama-nama ke sembilan polisi tersebut yakni Aipda Khaerul Anwar, Bripka Puji Raharjo, Brigadir Siswanto, Brigadir Dena Rifki, Bripda M. Riski, Brigadir Jemi Musabu, Briptu Ahmad Dina, Bripda Tegar Ramadhan dan Briptu Topik Hanafis.

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengatakan, penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi Polres Lebak kepada anggota polisi yang berprestasi untuk lebih meningkatkan kinerja dalam penegakan hukum.

"Jadi penghargaan itu saya berikan kepada anggota yang berprestasi, agar anggota lebih meningkatkan kinerja supaya lebih berprestasi lagi dan juga sebagai penghargaan saya kepada anggota agar lebih termotivasi dalam penegakan hukum dan lain-lain di masyarakat," ujar Dani diujung telepon selulernya kepada TitikNOL, Jumat (2/6/2017).

Diketahui, Polsek Cimarga di back-up Satresmob polres Lebak telah berhasil mengungkap tindak pidana Curanmor di wilayah hukum polsek setempat.

Pengungkapan Curanmor oleh unit reskrim polsek Cimarga itu, berawal dari adanya laporan salah seorang korban yang kehilangan sepeda motor di kampung Bangkalok, desa Girimukti pada Rabu (28/3/2017) lalu.

Selain menangkap dua orang tersangka pelaku dan satu orang penadah, unit reskrim polsek setempat juga mengamankan sembilan unit sepeda motor sebagai barang bukti. Sementara satu tersangka pelaku lainnya, masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). (Gun/red)

Komentar