Terganjal Oleh Lahan, Pemkot Tidak Jadi Bangun SMPN di Banten Lama

Kepala Dindikbud Kota Serang Wasis Dewanto. (Foto: TitikNOL)
Kepala Dindikbud Kota Serang Wasis Dewanto. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Perencanaan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen tidak jadi dilaksanakan.

Pasalnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang terhambat oleh pengadaan lahan. Padahal, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang telah menganggarkan Rp2,25 miliar untuk membangun dua USB.

"Tadinya Kasemen satu, kalau secara keseluruhan ada tapi di Banten Lama itu tanah tersedia itu belum dapat. Kemarin adanya di KPW tapi masih akan digunakan untuk wisata dan akhirnya kami mengalah sehingga tadinya teranggarkan jadi di geser ke kebutuhan lain," kata Kepala Dindikbud Kota Serang Wasis Dewanto kepada TitikNOL, Senin, (23/12/2019).

Ia menyebutkan, anggaran untuk pembangunan USB di Kecamatan Kasemen akan dialihkan kepada kebutuhan prioritas yang lain. Mengingat, masih banyak Sekolah yang masih perlu perbaikan.

"Jadinya satu USB (di Kecamatan Cipocok Jaya). Seperti di daerah dekat Gedung dewan itukan kosong tuh Sekolah Negeri, sehingga Zonasi agak terlambat dan kami akan sediakan Sekolah. Ya kedepan harapan kami kantor seperti yang di sampaikan pak Walikota," ujarnya.

Diketahui, bahwa pada perencanaanya pembangunan USB itu dalam rangka mempermudah para murid menentukan sekolah yang sesuai dengan sistem aturan zonasi. Mengingat, banyaknya keluhan dari masyarakat yang sulit dalam menentukan sekolah dengan radius yang jauh. (Son/TN1)

Komentar