CILEGON, TitikNOL - Dari total 2.820 peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mendaftar di Kota Cilegon, hanya 93 orang yang dinyatakan lolos passing grade dari tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD). Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon, Mahmudin, Senin (12/11/2018).
Dikatakan Mahmudin, jumlah yang lolos passing grade itu diperoleh pihaknya berdasarkan laporan dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) melalui portal sistem seleksi CPNS nasional ( SCCN) .
“Kalau berdasarkan hitung-hitungan manual kita 3 persen. Namun setelah kita dapat laporan dari SCCN itu ternyata jumlahnya lebih dari itu, naik menjadi 93 orang yang lolos passing grade dari hitungan awal kita 87 orang," jelas Mahmudin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/11/2018).
Diakui Mahmudin, jumlah peserta yang lolos passing grade tersebut sangat kecil jika mengacu pada formasi dan total kuota kursi CPNS yang tersedia.
“Untuk di Cilegon kan kita menyediakan kuota formasi 230, sementara yang terisi hanya 210 formasi. Namun dari total peserta tes SKD itu hanya 93 peserta yang lolos passing grade yang nilainya rata-rata 320. Dengan jumlah itu artinya nanti kita masih mengalami kekurangan SDM," ujarmya.
Mahmudin mengaku tidak mau ambil pusing terkait minimnya peserta yang lolos passing grade. Pasalnya, kata dia, daerah lain mengalami hal yang sama.
"Misalnya di Kabupaten Serang dan Lebak, mereka justru lebih sedikit yang lolos passing grade atau tidak sebanding dengan jumlah pesertanya. Kalau Cilegon masih mending," tuturnya.
Meski begitu lanjut Mahmudin, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena kebijakannya ada di Panselnal, Menpan dan BKN.
"Kalau kita di daerah ini cuma bisa menyusulkan dan menerima, kalau untuk kebijakan semunya ada di pusat," tutupnya. (Ardi/TN3)