Akibat Hujan Deras, Jalan Leuwidamar - Bojongmanik Longsor

Sebuah mobil melintas di ruas jalan Leuwidamar - Bojongmanik tepatnya di Kampung Kebon Kalapa, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar yang amblas. (Foto:Ist)
Sebuah mobil melintas di ruas jalan Leuwidamar - Bojongmanik tepatnya di Kampung Kebon Kalapa, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar yang amblas. (Foto:Ist)


          LEBAK, TitikNOL - Ruas Jalan Leuwidamar - Bojongmanik tepatnya di Kampung Kebon Kelapa RT10/RW03, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak nyaris putus akibat longsor.

          Adapun kedalaman longsor mencapai tiga meter dan hanya menyisakan luas jalan yang dapat terpakai sekitar dua meter. Jalan itupun hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda empat ukuran kecil.

          Dari informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/6/2017) malam kemarin sekutar pukul 20.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah itu.

          Selain terjadi longsor di ruas jalan tersebut, puluhan rumah di Desa Lebak Parahiang juga tergenang air hingga ketinggian satu meter akibat meluapnya aliran sungai Cisimeut.

          Aat Suwangsih Kepala Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, membenarkan kejadian itu.

          Dirinya juga menghimbau kepada para pengendara yang melakukan mudik ke wilayah Kecamatan Bojongmanik dan Kecamatan Cirinten, agar berhati-hati melintas di ruas jalan tersebut.

          Sebab kata Aat, curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Leuwidamar dan sekitarnya dan kondisi tanah di jalur jalan yang labil, tidak menutup kemungkinan pergerakan tanah masih akan terjadi.

          "Ya hati-hati saja bagi pengendara yang melewati jalan itu, kondisi tanah sangat labil dan kemungkinan masih bisa terjadi pergeseran dan longsor susulan," tukasnya saat dihubungi wartawan, Senin (26/6/2017).

          Pantauan wartawan, untuk menghindari kecelakaan pengendara, lokasi jalan yang longsor diberikan penanda menggunakan tanaman. (Gun/red)

          Komentar