Akibat Jalur Putar di Ciputat Ditutup, Pemkot Tangsel Digruduk Pendemo

Aksi unjuk rasa di depan Gedung Puspem (Pusat Pemerintahan) Kota Tangerang Selatan, Kamis (23/8/2018). (Foto: TitikNOL)Aksi unjuk rasa di depan Gedung Puspem (Pusat Pemerintahan) Kota Tangerang Selatan, Kamis (23/8/2018). (Foto: TitikNOL)

TANGSEL, TitikNOL - Sejumlah pendemo dari berbagai elemen masyarakat mendatangi Gedung Puspem (Pusat Pemerintahan) Kota Tangerang Selatan, Kamis (23/8/2018).

Kehadiran ratusan masyarakat tersebut diketahui akibat imbas penutupan jalur putar disepanjang ruas Jalan Juanda, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, yang akhir-akhir ini telah dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Tangsel.

Pantauan TitikNOL dilokasi menyampaikan, sejumlah pendemo menilai bahwa penutupan jalur putar disepanjang Jalan Juanda, Ciputat, dinilai tidak efektif, justru penutupan tersebut dinilai menambah kemacetan.

Salah satu warga Ciputat, Ikhwan (34), ketika berbincang dengan TitikNOL dilokasi mengaku kecewa atas langkah Dishub Kota Tangsel menerapkan penutupan jalur putar disepanjang Jalan Juanda, Ciputat.

Pasalnya, kata dia, akibat penutupan jalur putar di Jalan Juanda, ia harus memutar balik sejauh dua kilo meter untuk menuju rumah di Pisangan, dari tempatnya bekerja di daerah Kedaung, Pamulang, Tangsel.

"Biasanya kalau saya pulang dari tempat kerja di Kedaung, saya mutarnya di depan Polsek Ciputat. Tapi akhir-akhir ini saya harus putar sejauh dua kilo untuk menuju rumah di Pisangan," terang Ikhwan.

Terpisah ketika dijumpai TitikNOL, koordinator aksi, Fauzi mengatakan, pihaknya mendatangi Gedung Puspem Kota Tangsel, berharap penutupan jalur putar di sepanjang Jalan Juanda, Ciputat, dapat dibatalkan.

"Kami berharap Pemkot Tangsel dapat membaatalkan penutupan jalur putar di Jalan Juanda. Sebab, penutupan yang telah dilakukan akhir-akhir ini justru menambah kemacetan jalan," jelas Fauzi. (Don/TN2).

Komentar