Aksi Tak Didengar Manajemen, Pegawai PT. MMS Curhat ke DPRD Banten

Karyawan PT Marga Mandalasakti (MMS) saat melakukan audiensi dengan anggota Komisi V DPRD Banten. (Foto: TitikNOL)Karyawan PT Marga Mandalasakti (MMS) saat melakukan audiensi dengan anggota Komisi V DPRD Banten. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Merasa tak didengar oleh pihak Manajemen setelah melakukan aksi unjuk rasa menuntut kelayakan upah, sejumlah karyawan PT Marga Mandalasakti (MMS) curhat ke Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten.

Sejumlah Karyawan yang tergabung dalam Serikat Karyawan Tol Tangerang Merak (SKTTM) ini, melakukan audiensi yang diterima langsung oleh Ketua Komisi dan anggota Komisi V DPRD Banten, di Aula.

Koordinator Diki Umaran mengatakan, aksinya mendatangi DPRD Banten agar aspirasi para karyawan didengar. "Setelah aksi kemarin tidak didengar pihak manajemen, kita datang ke DPRD dengan harapan aspirasi kita bisa didengar dan sampai ke pihak perusahaan," kata Diki, Senin (27/3/2017).

Dalam audiensinya, Diki menyampaikan semua tuntuan kepada DPRD Banten agar bisa mendorong pihak perusahaan. "Tuntutan kenaikan gaji kepada pihak perusahaan dilakukan, karena selama tahun 2016, perusahaan telah meraup keuntungan mencapai Rp377 miliar. Sementara, persentasi kenaikan gaji karyawan di 2017 ini hanya mencapai 4,25 persen saja dari sebelumnya," kata Diki.

“Keuntungan perusahaan sekarang Rp377 miliar atau naik 14 persen. Tapi gaji karyawan turun dibandingkan tahun lalu. Ini yang kami pertanyakan dalam dialog-dialog, makanya kita sampaikan ini ke dewan dengan harapan aspirasinya didengar pihak perusahaan," sambungnya. (Gat/Rif)

Komentar