Berselisih Soal KWH Listrik, Mantan Suami Diduga Bakar Mantan Isteri

Sejumlah wartawan tengah berada di lokasi kejadian, dugaan mantan isteri dibakar mantan suami di Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. (Foto: TitikNOL)
Sejumlah wartawan tengah berada di lokasi kejadian, dugaan mantan isteri dibakar mantan suami di Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Nurhasanah (52) warga Kampung Keong RT 03 RW05, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak mengalami luka bakar serius pada bagian bibir mulut, dada dan tangan kanannya, sekira pukul 09.00 WIB, Jumat (21/9/2018).

Sedangkan, Jamil (52) mantan suaminya terduga pelaku yang juga bertempat tinggal di kampung dan desa yang sama turut dilarikan ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo, Rangkasbitung karena mengalami luka bakar dibagian leher.

Informasi yang di peroleh dari Halimah (32) anak kandung kedua korban, peristiwa yang mengejutkan dirinya dan warga setempat berawal dari perselisihan penempatan KWH listrik antara Nurhasanah dengan Jamil.

"Masalahnya cuma soal KWH listrik, ibu saya (Nurhasanah) ingin KWH listrik di rumah dipindahkan ke rumah bapak (Jamil). Mungkin ibu enggak enak, karena ibu saya setelah pisah enam tahun dengan bapak, ibu sudah menikah sudah sekira dua bulan dengan suami yang sekarang,"ujar Halimah di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.

Dijelaskan, selama berpisah kedua orangtuanya tersebut, diantara keduanya tidak pernah terdengar bertengkar ataupun cekcok mulut.

"Itu aja soal KWH listrik ini, kata bapak meski bapak yang bayarin listrik setiap bulannya biarkan saja KWH itu dipasang di rumah yang ditempati ibu, tapi ibu minta dan menyuruh dipindahkan saja ke rumah yang ditempati bapak. Pagi tadi ibu saya ke rumah bapak, saya lagi di kamar nangis tahu ibu keluar sudah enggak pakai baju dan tubuh ada luka bakar,"terang Halimah.

"Saya lihat ke dapur rumah tahu-tahu sudah berantakan dan ada air kaya bekas nyiram api. Bapak juga karena ada luka bakar ada di rawat IGD juga sekarang"tukas Halimah menambahkan.

Ditempat yang sama, Enad (31) keponakan dari Nurhasanah (korban) menuturkan, diduga bibinya tersebut sengaja di siram menggunakan cairan Thinner lalu dibakar.

"Iya pakai Thinner, bibi saya terbakar dibagian mulut dan bibirnya, leher, dada dan tangan kananya,"imbuhnya.

Sementara itu, hingga berita ini dilansir TitikNOL belum mendapat keterangan resmi dari Kepolisian Sektor (Polsek) Rangkasbitung. (Gun/TN2)

Komentar