Bupati Lebak Ungkap Sejumlah Pejabat dan 25 Pegawai di Rumahnya Terpapar Covid-19

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

LEBAK, TitikNOL - Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak seakan tak terbendung. Bukan hanya warga, sejumlah pejabat pun kini terpapar virus corona.

Baru-baru ini, Buapti Lebak Iti Octavia Jayabaya mengungkapkan ada 25 pegawai di kediamannya terpapar Covid-19. Para pegawainya itu positif Covid-19 usai dilakukan traking usai dirinya terkonfirmasi positif.

"Saya ingin menginformasikan update, hari ini hasil traking, tracing yang kontak erat dengan saya, terkonfirmasi per tadi malam, seluruh yang tinggal bersama saya di rumah 25 orang terpapar Covid-19, baik itu anak saya, ajudan, walpri, patwal, sopir termasuk yang bantuin saya di rumah," katanya melalui akun instagramnya @viajayabaya, Minggu (27/6/2021).

Selain itu, Sekda Kabupaten Lebak, Asda dan sejumlah pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lebak juga terkonfirmasi positif Covid-19. .

"Termasuk Sekda, Asda (tidak disebutkan Asda berapa) dan beberapa OPD yang hampir setiap hari berinteraksi dengan saya, terpapar positif Covid-19," ungkapnya.

Ia mengaku belum pernah divaksin lantaran mengidap thalasemia. Saat ini, dirinya melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Termasuk bersama suaminya yang diketahui negatif Covid-19.

Dari pengakuannya, sudah lima tahun terkahir melakukan sel terapi untuk meningkatkan daya imun. Namun sejak dua tahun terakhir pandemi merebak, terapi itu tidak dilakukan.

"Saya memang seorang doang di rumah yang belum divaksinasi karena ada kelainan darah. Makanya mungkin di antara semuanya CT yang paling rendah sekiyar 17, yang lain rata-rat 34 sampai 36," terangnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu nyata. Sehingga, harus tetap waspada dengan cara menjaga ketat protokol kesehatan.

"Warga Lebak dan seluruh Indonesia yang melihat vidio ini, bahwa covid ini nyata. Saya diberikan rasa ini, supaya mengetahui bagaimana penderita covid dan selaku pemegang kebijakan di Kabupaten Lebak melakukan penanagan pandemi covid-19," jelasnya. (Gun/Son/TN1)

Komentar