Dukung Spiritual Journey Road To Kaman VI, Kajati Banten: Budaya Adalah Pilar Bangsa

SERANG, TitikNOL – Komunitas Masyarakat Adat Kasepuhan Cisungsang memulai Spiritual Journey dari Banten menuju Papua. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menyampaikan dukungan terhadap kegiatan bertajuk ‘Spriritual Journey Road to KMAN VI Banten-Papua’.

“Kita sudah menerima dari kasepuhan cisungsang, yang mewakili dari masyarakat banten untuk kongres masyarakat adat nusantara,” ujar Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Senin (10/10/2022) saat menerima perwakilan komunitas adat yang akan melakukan perjalanan darat menuju Kongres Masyrakat Adat Ke- VI di Papua.

Diketahui, perjalanan ini dilakukan untuk menyambut Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) ke VI di Kota Jayapura, Provinsi Papua pada 24-30 Oktober 2022. Acara ini akan diikuti oleh 2.700 masyarakat adat se-Indonesia.

“Kita pada prinsipnya mendukung bahwa masyarakat adat ini harus menjadi bagian salah satu pilar dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa serta menghadapi krisis di Indonesia. Oleh karena itu, kami sangat mendukung keberangkatan mereka,” tuturnya Leo.

“Untuk ke Papua kita mengharapkan dan berdoa agar mereka berangkat ke Papua dengan selamat dan kembali dengan selamat,” tuturnya.

Perjalanan yang akan dimulai pada 10 Oktober 2022 ini akan memakan waktu kurang lebih 9 hari, tim akan melakukan perjalanan melalui darat dan laut.

Sebelum melakukan perjalanan spiritual ini, Henriana Hatrawijaya dan Algar Yulia dari Masyarakat Adat Kasepuhan Cisungsang akan melakukan sejumlah ritual dan juga membawa misi persatuan masyarakat adat.

“Ini menjadi momentum untuk saling berbagi dan bersilaturahmi antar komunitas masyarakat adat nusantara. Selain itu, kita juga membawa misi dan harapan dari Masyarakat Adat Kasepuhan Cisungsang dan masyarakat adat nusantara,” tutur Henriana Hatrawijaya atau yang akrab disapa Kang Nochi.

Komentar