Kapal yang Meledak Ternyata Milik Kementerian Perhubungan

Petugas saat melakukan evakuasi salah satu korban tewas dari dalam kapal yang meledak. (Foto: TitikNOL)
Petugas saat melakukan evakuasi salah satu korban tewas dari dalam kapal yang meledak. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Lima orang yang tewas terkena ledakan di area PT Krakatau Shipyard tepatnya Desa Puloampel, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, diketahui sedang mengerjakan kapal milik Kementerian Perhubungan.

Kelimanya tewas terkena ledakan yang terjadi di bagian geladak kapal KM Kendhaga, saat para korban sedang bekerja.

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Dadi Permana Putra, membenarkan ledakan itu terjadi dalam kapal milik Kementerian Perhubungan.

"Iya benar, ini kapal milik Kementerian Perhubungan," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (11/8/2017).

Baca juga: Ini Nama Korban Tewas dalam Ledakan Galangan Kapal Milik PT Krakatau Shipyard

Adapun kasus ledakan yang menewaskan lima orang tersebut kini ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon.

"Kasus ini ditangani Polres Cilegon, kita juga akan berkoodinasi dengan Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk mengetahui penyebab ledakan," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Puloampel, Iptu Haerul Maulana mengatakan, pihaknya menduga ledakan terjadi akibat adanya gas yang terkurung di dalam lambung kapal.

"Kan ada gas yang terkurung di dalam kapal, mungkin itu penyebab ledakannya," ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, saat terjadi ledakan para korban sedang melakukan persiapan untuk bekerja.

"Jadi saat ledakan terjadi mereka (Korban) itu belum bekerja atau sedang melakukan persiapan. Karena mereka bekerja itu mulainya pukul 08:00 sedangkan ledakan terjadi pukul 07:45 WIB," jelasnya. (Ardi/red)

Komentar